Pages

11/05/11

49 DAYS EPISODE 16


Scheduler terus menyangkal foto itu, tiba-tiba ia mulai teringat kalau ia pernah bertengkar dengan Yi Kyung karena masalah yang sama. Ia mulai mengingat tentang Yi Kyung. Hatinya begitu sakit, dengan wajah kuyu ia memegang wajah Ji Hyun, “Kenapa kau jadi begini? Kenapa semua jadi begini?” Ji Hyun terkesima, ia berkata pada Scheduler kalau ia bukan Yi Kyung, “Aku Shin Ji Hyun. Apakah kau sudah mengingat unni?” Kata- kata Ji Hyun membuat Scheduler sadar.
 

Ji Hyun bertanya apakah ia mengingat foto itu dan apakah mereka putus karena itu? Scheduler berkata bahwa ini baru pertama kalinya ia melihatnya. Ji Hyun berkata kalau foto ini disimpan dalam loker Yi Kyung. Ia mulai menangis, “Jadi itu sebabnya Yi Kyung....”
 

Flashback.
Yi Kyung dan Yi Soo bertengkar. Yi Kyung memegang sebuah foto ditangannya tapi Yi Soo tidak melihatnya. Yi Kyung setuju kalau Yi Soo mengejar impiannya sebagai pemusik. Tapi ia menuduh kalau ia menggunakan musik sebagai alasan untuk menyembunyikan kekasih barunya. Yi Soo menyangkal, semua wanita yang keluar masuk tempat itu hanya noona, junior atau temannya. Mereka sama sekali tidak berarti baginya.
Yi Kyung bertanya, “Dalam hatimu, aku orang macam apa?” Yi Soo berteriak, “Aku muak dengan semua ini! Aku muak denganmu! Pikiran bahwa aku harus menikahimu membuatku sesak! Berpikir bahwa aku harus menghabiskan waktuku denganmu untuk 30, 40 mendatang seperti 18 tahun ini membuatku ketakutan. Kenapa kau tidak pernah berubah? Kenapa kau selalu sama seperti waktu umurmu 5, 10, 19, 23!”
Yi Kyung merasa marah, ia pun segera pergi dari tempat itu. Teman-teman Yi Soo menyuruhnya mengejar Yi Kyung tapi ia hanya berkata bahwa masalah ini tidak mudah diselesaikan.
Ia pun pergi bersama bandnya untuk tampil selama beberapa minggu dan bekerja di konstruksi pada siang harinya. Kemarahannya telah hilang dan ia membeli cincin yang ia ukir “S love K”. Sama seperti ukiran di motornya, yang berarti Yi Soo love Yi Kyung.
 

Dalam perjalanannya kembali ke Seoul, ia berpikir akan berdamai dengan Yi Kyung. Tiba-tiba cincinnya jatuh, untung saja ia berhasil menangkapnya, tapi ketika ia melihat ke depan, sebuah truk melaju ke arahnya. Tabrakan pun terjadi. Ia terjatuh ke tanah, berusaha mengambil cincinnya dan dalam keadaan hampir meninggal, ia teringat kembali masa-masa indahnya bersama Yi Kyung.
Ji Hyun bertanya, “Bagaimana dengan foto itu?” Yi Soo sadar bahwa gadis dalam foto itu mengambil foto ketika ia sedang tidur. Ia menyuruh Ji Hyun untuk segera keluar dari tubuh Yi Kyung karena ia ingin menjelaskan sendiri padanya, kemudian ia tersadar, bagaimana ia bisa mengingat semuanya. Ini hal yang mustahil.
Ia menelpon seniornya dan bertanya dengan marah kenapa ia membiarkan Yi Kyung hidup seperti itu selama 5, tapi responnya hanya sebuah ringtone. Ia pun menyuruh Ji Hyun pergi dan menyuruhnya untuk menjaga tubuh Yi Kyung baik-baik.
Dalam perjalanan pulang, Ji Hyun bertanya-tanya kenapa orang- orang selalu salah paham dengan kebenaran. Ia merasa ia mencintai Eun Jung, tapi Eun Jung menuduhnya hanya mengasihani dirinya. Yi Soo merasa ia mencintai Yi Kyung tapi Yi Kyung merasa kalau Yi Soo sudah berubah. Ia berpikir, “Bagaimana cara menyampaikan perasaan yang tidak terlihat?”
 

Eun Jung pergi ke seorang dukun. Dukun itu berkata bahwa ada kabar buruk. Karena ia sudah melakukan banyak hal buruk, maka roh itu akan selalu mengikuti dan menghantuinya. Satu-satunya cara menghindari hal itu adalah membuat roh itu keluar dari tubuh yang dipinjamnya.
 

Di Heaven, Manager Oh dan istrinya bertengkar lagi. Istrinya frustasi karena ia tidak diberitahu apa yang sebenarnya disembunyikannya bersama Kang. Ia mengomel sebentar, kemudian berkata bahwa kepercayaan dalam perkawinan mereka telah dirusak. Ia pun pergi. Manager Oh merasa sedih, berkata bahwa ia mempunyai alasan penting melakukan hal ini, ia juga merasa tersiksa.
Istri manager Oh tidak tahan melihatnya menangis, dan bergegas kembali ke sisinya. Ia menjelaskan pada Kang yang baru datang, “Ia pasti sangat mencintaiku sampai menangis seperti itu.”
 

Kata-kata istri manager Oh menimbulkan ide di kepala Kang. Ia ingat bagaimana Ji Hyun mencengkeram liontinnya, setiap kali ia berkeras bahwa ia adalah Ji Hyun. Bentuk liontin itu seperti air mata...dan ia membutuhkan bukti cinta seseorang...
Istri manager Oh dan Su Jin punya kesimpulan yang sama ketika mereka ditanya bagaimana kau membuktikan cintamu. Jadi ketika Ji Hyun datang, Kang melirik liontinnya dan sadar bahwa liontin itu sudah berubah.
 

Kang bertanya dimana ia membeli liontin itu dan kenapa liontin itu berubah. Ji Hyun kaget. Kang berkata bahwa  di dalamnya seperti air mata. Melihat Ji Hyun panik, Kang berkata itu pertanyaan sederhana yang bisa ditanyakan semua orang.
Ji Hyun menjawab dengan hati-hati bahwa liontin itu berubah di hari ia meyerahkan surat pengunduran dirinya. Kang mengingat hari itu...ketika ia bergegas menuju rumah sakit dan menangis. Ia berpikir, “Jadi itu airmataku?”
Ji Hyun bertanya-tanya kenapa ia begitu tertarik pada hal ini. Kang menjelaskan, “Hari itu, aku merasa begitu marah karena kau memberikan surat pengunduran dirimu,maka aku menjenguk temanku Ji Hyun di rumah sakit dan sedikit menangis.”
Ji Hyun terdiam dan berpikir dalam hati, “Kang ah, jadi itu dirimu?”
Ji Hyun mulai menangis dan Kang bertanya kenapa ia menangis. Ji hyun, “Karena aku sangat berterimakasih.” Melihat Ji Hyun mencengkeram liontinnya dengan takut, Kang menyuruhnya segera pergi bekerja.
Min Ho mengadakan pertemuan dengan rekan dari perusahaan saingan mereka tentang proyek Haemido. Karena ayah Ji Hyun telah sadar, ia akan meneruskan rencana jahatnya untuk membuat keluarga Shin bangkrut.
 

Kang sudah tahu kalau salah satu perusahaan yang berkaitan dengan proyek Haemido berada di Amerika. Kang berniat meminta ayahnya untuk membantunya dan menyelidiki perusahaan itu.
Kang berdiskusi dengan manager Oh, mereka sudah tahu kalau kunci agar Ji Hyun bisa hidup adalah airmata, tapi mereka tidak tahu bagaimana mendapatkannya. Manager Oh menyarankan agar Kang memperkenalkan diri pada Yi Kyung, karena melihat Kang berkeliaran disekitarnya pasti membuatnya merasa seram.
 

Ji Hyun akan bertemu dengan Min ho diluar. Kang memegang tangannya untuk menghentikannya, berkata bahwa tidak ada yang bisa ia lakukan sebagai Song Yi Kyung.
Ji Hyun berjanji pada Kang bahwa ia akan segera kembali padanya, setelah mengantar Min Ho pergi, jadi sebaiknya ia pergi saja.
 

Min Ho marah, ia meminta Yi Kyung untuk berhenti bekerja dan bertanya kenapa ia tidak mau melakukannya. Ji Hyun, “Karena ada seseorang yang kusukai disini.”
Ia menambahkan,”Jadi jangan pernah menelponku. Aku tidak ingin bertemu denganmu lagi.”
Min Ho meraih lengan Ji Hyun untuk menghentikannya.
 

Ia bertanya dengan hati yang sakit, “Apa artinya aku bagimu? Bukankah kau menyukaiku?” Min Ho menangis. Ji Hyun menjawab, “Tidak. Tidak sedetikpun. Walaupun aku membodohi diriku, berpikir bahwa aku menyukaimu, seperti kau membodohi dirimu sendiri sekarang.”
 

Kang tidak tahan lagi dan mendekati mereka. Ia menarik tangan Ji Hyun dari Min Ho dan menyuruh Min Ho menjauh dari Ji Hyun dan restorannya. Min Ho, “Apakah dia Ji Hyun?” Mereka pun berhenti berjalan. “ Kamu ingin menemukan seorang wanita ketika kembali ke Korea. Apakah dia Ji Hyun?”
Kang hanya berkata bahwa dulu mereka cukup dekat untuk membicarakan hal-hal seperti itu dan membawa Ji Hyun pergi.
 

Di dalam mobil, Ji Hyun masih melihat bahwa Kang menyuruhnya menjauhi Min Ho. Ji Hyun berkata bahwa ia telah memutuskan Min Ho dan berkata padanya bahwa ia tidak ingin melihatnya lagi. Kang merasa lega, ia menasehati Ji Hyun supaya tidak pergi malam-malam sendirian lagi dan ia akan mengantarnya pulang. Ji Hyun menyanggupinya dan menambahkan bahwa ini bagus untuknya karena ia tidak punya banyak waktu lagi.
Ji Hyun menatap Kang dengan sedih dan bertanya-tanya kenapa ia baru sadar tentang perasaan Kang sekarang.
 

Malam itu, Yi Kyung bangun dan Ji Hyun menyambutnya dengan gembira untuk memberitahunya bahwa Scheduler telah mengingatnya. Ada saat ketika Yi Kyung seperti mendengarnya, jadi Ji Hyun mengetestnya, memanggilnya dengan lembut, “unnniiii.” Tapi Yi Kyung tidak bereaksi, jadi Ji Hyun meneruskan ceritanya, meyakinkan Yi Kyung bahwa ia sangat dicintai oleh Yi Soo.
Kemudian....Yi Kyung heran, “Bagaimana ia tahu tentang Yi Soo?” Omo, omo. Dia bisa mendengar Ji Hyun
 

Ketika Yi Kyung pergi kerja, Yi Soo mengikuti dibelakangnya. Langkahnya sama dengan langkah Yi Kyung. Ia menerangi jalan yang gelap saat Yi Kyung lewat. Sooo sweet...
 

Yi Soo melihat Yi Kyung bekerja, mengingat kata-katanya bahwa ia berhenti mempercayai orang lain setelah Yi Soo meninggalkannya dan berkata, “Maaf.”
Yi Kyung mendengarnya.
 

Yi Kyung mencengkeram dadanya, ia kesakitan. Yi Soo menahan dirinya supaya tidak mendekatinya. Tiba-tiba Kang datang dan bertanya apakah ia baik-baik saja.
Mata Yi Kyung bersinar sesaat. Mereka bertransaksi seperti layaknya pelanggan dengan karyawan biasa.
Ternyata mereka punya seorang pengamat. Eun Jung sedang duduk dan mengamati Yi Kyung dan Kang. Ia heran dengan tingkah mereka berdua.
Setelah selesai, Kang segera pergi. Yi Kyung kelihatannya tidak ingat padanya. Tetapi matanya kelihatan bersinar ketika bersamanya. Apa secara tidak sadar, otaknya merespon kalau mereka kenal.
 

Ji Hyun menunggu di apartemen Yi Kyung. Ia merasa lemas. Yi Soo datang, ia telah meminta kepada atasannya agar mengijinkannya untuk bertemu Yi Kyung dengan wujud aslinya. Tapi mereka menolaknya, bahkan melarangnya untuk mencampuri hidup Yi Kyung. Mereka tidak melakukan apapun pada ingatannya. Semua itu mungkin terjadi karena Ji Hyun yang menyebabkannya selalu kontak dengan Yi Kyung.
Yi Soo memberitahu Ji Hyun bahwa ia ingin berbicara pada Yi Kyung, jadi ia harus menjaga dengan baik tubuh Yi Kyung sampai waktunya tiba, “Jika kau membuat tubuh Yi Kyung terluka, kau mati!”
 

Pagi harinya, Min Ho yang masih bersedih kedatangan tamu yang tidak terduga, Eun Jung datang dan berakting seperti seorang pacar. Ia menyiapkan sarapan untuknya. Min Ho bertanya kenapa ia melakukan ini. Eun Jung hanya menjawab bahwa ia adalah satu-satunya orang yang akan melakukan ini untuknya.
Eun Jung berkata bahwa Min Ho tidak akan mendapatkan Yi Kyung walaupun Ji Hyun tidak ada dalam tubuhnya, karena ia tidak akan melepaskan Min Ho darinya.
Eun Jung memberitahunya kalau Kang tahu kalau Ji Hyun meminjam tubuh Yi Kyung, menambahkan bahwa Ji Hyun tidak selamanya bersama mereka.
 

Saat Eun Jung pulang, Seo Woo memberitahunya kalau ia ingin hidup terpisah darinya.
 Eun Jung memohon padanya untuk memberinya kesempatan untuk menjelaskan segalanya padanya. Seo Woo berkata padanya, setelah kecelakaan itu, ia melihat kesedihan Eun Jung dan merasa bersalah bahwa “Eun Jung benar-benar teman Ji Hyun”. Ia merasa seperti teman yang palsu, karena kesedihannya tidak bisa dibandingkan dengan kesedihan Eun Jung. Sekarang ia tahu kalau semua itu hanya akting.
Eun Jung mengaku kalau ia cemburu, “Tapi Ji Hyun adalah orang yang punya segalanya, bahkan ketika ia mati.”
Ji Hyun mengeluarkan senjatanya, “Kamu tidak tahu kalau Kang suka Ji Hyun kan?” Ia menambahkan kalau Yi Kyung adalah teman Ji Hyun, karena Kang suka Ji Hyun maka ia menolong Yi Kyung. “Jadi bagaimana perasaanmu sekarang? Apakah kamu masih menyukainya tanpa syarat?”
Ji Hyun memikirkan 49 er yang pernah ditemuinya dan bagaimana ia ingin berbuat lebih untuk orang-orang yang dicintainya sebelum waktunya habis. Ji Hyun membuat daftar orang-orang yang bisa dikiriminya surat ucapan terimakasih dan mencoret nama Eun Jung dari daftarnya.
Ji Hyun sadar kalau airmatanya berasal dari Kang, itu berarti Seo Woo belum menangis untuknya dan ini memberinya harapan.
 

Ji Hyun pergi ke toko roti Seo Woo dan dengan ceria menyapanya. Seo  Woo yang masih terluka menuduhnya berbohong padanya karena ia tidak memberitahunya kalau ia mengenal Ji Hyun.
Ayah diperbolehkan pulang seminggu lagi. Ia bercerita pada Ibu dan Kang bahwa ia bertemu dengan Ji Hyun setelah operasinya.
Ibu dan Kang mengunjungi Ji Hyun di kamarnya dengan mood yang baik. Kang bertanya resep sup rumput laut pada Ibu. Ibu menjawab bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Ji Hyun, jadi ia memasak sup rumput laut.
 

Di Heaven, Kang menyuruh Ji Hyun masuk ke ruangannya dan menyuruhnya makan sup rumput laut itu. Ji Hyun curiga. Kang berkata bahwa hari ini adalah hari anak-anak, di Amerika orang biasa memakan sup rumput laut untuk merayakannya (bohong banget, di Amerika mana ada sup rumput laut). Ji Hyun menduga kalau Kang memasak sup itu untuknya.
Ji Hyun memakannya dan mengenali masakan ibunya. Ia berterimakasih pada Kang. Dalam hati masing-masing, Kang mengucapkan selamat ulang tahun pada Ji Hyun, sedangkan Ji Hyun juga berterimakasih pada Kang.
Kang mengusulkan agar mereka mengobrol dengan bahasa banmal (menunjukkan bahwa mereka teman dekat). Kang memberitahu Ji Hyun perkembangan kesehatan ayahnya. Ji Hyun berkata bahwa ia memastikan untuk memberitahu Ji Hyun untuk berterimakasih padanya setelah ia bangun nanti.
 


Kang pergi ketempat Seo Woo. Ia berpikir, jika dua teman Ji Hyun yang tersisa mengingat ulangtahunnya pasti sangat manis. Seo Woo yang masih sedih bertanya sejak kapan Kang peduli pada Ji Hyun.
Min Ho menemui pemilik apartemen Yi Kyung, ia berjanji akan membayar uang sewa 3 kali lipat asalkan ia mengusir penghuni apartemen yang sekarang. Ia menggunakannya sebagai senjata agar Ji Hyun mau menemuinya. Ji Hyun menurutinya karena ia tidak mau membuat semuanya semakin rumit untuk Yi Kyung.
 

Saat makan malam, Min Ho menunggu sampai Ji Hyun makan dan bertanya, “Kukira kau tidak menyukai sujebi, Ji Hyun.”Ji Hyun kaget, ia berkeras kalau ia adalah Song Yi Kyung, tapi Min Ho tetap pada pendiriannya. Ia menduga bahwa ada alasan kenapa ia tidak mengakui identitas aslinya. Ia kehilangan kesabaran dan bertanya, “Kenapa kau mendekatiku?”
 

Ji Hyun melarikan diri dengan panik dan segera menelpon Kang. Tapi ia ingat peringatan Scheduler dan berpikir ulang, akhirnya ia menelpon dan bergegas pergi ke tempat Yi Soo.
 

Yi Soo marah padanya dan mencoba menyuruhnya pergi karena sekarang ia hanya melihat Yi Kyung jika bertemu dengannya. Ketika Ji Hyun memohon pertolongannya dengan wajah Yi Kyung, ia tidak tahan.
Sekarang Ji Hyun tidak memaksanya, ia bertanya siapa yang menyebabkan ia mati dengan percobaan bunuh diri itu. Ia ingin tahu jika orang itu dihukum atas perbuatannya atau tidak. Yi Soo berkata bahwa mungkin ia telah dihukum. Itu bukan jawaban yang bagus bagi Ji Hyun. Ia menambahkan,”Ia telah dihukum” Ji Hyun melihat keragu-raguannya dan menduga bahwa orang itu adalah Yi Kyung, “Kau membuatku masuk kedalam tubuh orang yang membunuhku?”
 

Ini sudah berlebihan dan Ji Hyun berteriak dengan frustasi. Ia hanya punya waktu 11 hari, Eun Jung mengkhianatinya,dan Min Ho telah mengetahui identitasnya, “Satu-satunya teman yang bisa ku ajak bicara hanya Scheduler, tapi ia tidak mau melihatku karena aku menggunakan tubuh pacarnya. Tapi ia orang yang telah membuatku mati. Disamping itu, aku menyukainya.”
Yi Soo berkata bahwa Ji Hyun tidak mengerti sakitnya melihat orang yang sangat dicintainya tapi tidak bisa berbicara dengannya. Ji Hyun segera menyahut, “Kamu pikir hanya kamu yang sedang jatuh cinta? Aku juga sedang jatuh cinta! Aku tidak bisa mengatakan apapun pada Kang juga! Perasaanku adalah Shin Ji Hyun, tapi jika aku mengungkapkan itu, aku akan mati!”
Ji Hyun mulai menangis, Yi Soo tidak tahan dengan tangisannya seperti Kang juga. Ia merasa tidak nyaman. Ia mencoba menghibur Ji Hyun, tapi ia menolaknya dan memperingatkannya untuk menjauh dari Yi Kyung kecuali kalau ia menelponnya.
Yi Soo dan Ji Hyun bertanya-tanya kenapa harus Yi Kyung yang dijadikan tubuh pinjamannya.
 

Ji Hyun merasa sebal dan marah karena ia sudah begitu khawatir pada Yi Kyung. Malam itu, ketika duduk di dekat Yi Kyung di rumah, Ji Hyun menangis, “Kamu yang melakukan ini padaku!” Ia mencoba memukul Yi Kyung, tapi lengan rohnya hanya memukul udara. Tak disangka-sangka, energinya mengenai sesuatu yang keras, yaitu sumpit Yi Kyung yang terlepas dari tangannya.
Yi Kyung mendongak, menyipitkan matanya pada arah gangguan yang membuat bayang-bayang Ji Hyun menjadi samar-samar terlihat. Yi Kyung menunduk kembali dan bertanya, “Kenapa kau melakukan ini?”
Tiba-tiba pemilik apartemen datang dan memberitahunya bahwa ia sudah menemukan seorang penyewa, ia meminta Yi Kyung pergi dalam waktu satu minggu. Tiba-tiba Ji Hyun menyesal, ia meminta maaf, Yi Kyung yang ketakutan pergi menjauhinya.
 

Yi Kyung tiba di kafe malam itu dan bertemu dengan Min Ho yang menunggunya. Min Ho tahu kalau Ji Hyun tidak ada dalam tubuh Yi Kyung. Ia memperkenalkan dirinya secara formal. Ia tahu ia pernah bekerja di hotel dan menawarkan pekerjaan di sebuah villa di Busan, menginginkannya pergi dari Seoul. Ia menggunakan alasan  bahwa roh yang  meminjam tubuhnya akan membahayakan dirinya. Min Ho memberikan alamat villa itu serta nomor telpon orang yang bertanggungjawab.
Yi Kyung pergi ke rumah sakit dan mencari Dr. Noh. Dr. Noh suka kalau ia memutuskan untuk pindah. Ia berkata kalau dua jiwa tidak bisa memiliki satu tubuh. Bagaimana jika jiwa itu ingin berbagi selamanya dengannya.
Yi Kyung pulang kerumah. Mengintip ke tempat biasanya Ji Hyun ada. Ia merasakan keberadaannya, dan melihatnya dengan samar-samar. Ia membuka pintu rumahnya dan berkata, “Tolong pergilah.” Ji Hyun meminta maaf dan pergi sesuai permintaannya.
 

Di luar, Ji Hyun terhuyung, karena energinya semakin menurun. Yi Kyung berkemas-kemas, ia hanya membawa sebuah tas kecil dan memberitahu pemilik apartemen, ia boleh melakukan apa saja pada sisa barangnya.
 

Ji Hyun berkata pada Yi Soo kalau ia khawatir Yi Kyung akan pergi, tapi ia tidak punya banyak hal yang harus dikatakan kecuali, “Ini terjadi karena kesalahanmu sendiri.” Itu memang benar. Yi Soo berkata kalau ia tidak bisa membantunya karena ia tidak ingin membuat kesalahan. Ia ingin bertemu dengan Yi Kyung untuk menyelesaikan kesalahpahaman mereka. Kang datang ke daerah itu tepat saat Yi Kyung naik ke sebuah taksi. Kang bertanya-tanya kemana ia akan pergi. Ia sadar kalau itu Yi Kyung karena cara berpakaian mereka berbeda dan pemilik partemen membenarkan kalau ia sudah pindah.
 

Kang sadar kalau tidak ada Yi Kyung berarti tidak ada Ji Hyun (dalam bentuk yang real). Ia berlari keluar dan memanggil nama Ji Hyun. Saat Yi Kyung berada di kereta menuju Busan, Ji Hyun berjalan di dekat apartemen Yi Kyung, ia kehilangan energi dan pingsan di jalan.



Credits: www.dramabeans.com

0 comments:

Posting Komentar