Pages

29/07/11

CITY HUNTER EPISODE 19


Young ju mencoba untuk menghentikan city hunter dan kemudian menarik pistolnya. Hanya dalam dua detik, Yoon Sung berhasil merebut senjatanya dan menodongkannya ke arah Young Ju. Tapi Young Ju tidak terpengaruh, ia maju ke depan sampai pistol itu hampir menempel di dahinya.



Ia pun segera membuka masker city hunter.
Akhirnya ia mendapat konfirmasi, sedangkan Yoon Sung hanya menatapnya, pistol masih diarahkan ke kepala Young Ju. Yoon Sung: “Kim Young Ju. Apakah kau puas sekarang?”
Suara sirene terdengar dan mobil SWAT datang. Young Ju hanya punya sedikit waktu untuk memutuskan nasib city hunter, Young Ju, “Pergilah.”
Mereka berdua memainkan peranannya dengan baik. Yoon Sung mencoba melarikan diri. Ia membuang jaket dan maskernya, kemudian berjalan melewati tim SWAT tanpa dicurigai.


Target no.4 Chun Jae Man sedang duduk dengan tangan terikat, menunggu untuk diinterogasi di kantor kejaksaan, tapi seseorang yang dikenalnya datang dan menyelamatkannya.

27/07/11

THE GREATEST LOVE EPISODE 4

 
Pil Jo memberikan  bunganya pada Ae Jung. Ae Jung kaget dan merasa senang, sedangkan Kim Hee Jin kesal. Semua tertegun. Se Ri segera mencairkan suasana dengan mengumumkan kalau Kim Hee Jin tereliminasi.
Produser dan scripwriter acara itu menggerutu, karena mereka sudah susah payah membujuk Hee Jin untuk ikut acara ini, tapi malah ia yang tereliminasi duluan.
Dokko Jin juga tidak merasa senang, ia mengingat kata-kata Representatif Moon. Ia segera mengecek detak jantungnya. Ternyata melebihi batas amannya. Ia merasa kesal dan tidak percaya.
 

Tak sengaja Ae Jung melihatnya, ia pun tersenyum tak percaya. Jin merasa malu dan segera meninggalkan tempat itu. Di lorong, Ia berusaha menolak perasaannya pada Ae Jung, tapi judul-judul film di lorong itu mengekspresikan perasaannya.
Judul yang pertama adalah “I Really- Really Like You”, Jin hanya menggeram kalau itu tidak mungkin Ae Jung  kemudian di ikuti dengan “The Bean Chaff of My Life (artinya ia dibutakan oleh cinta), Jin mengerang,”Apa yang sebenarnya terjadi, Aku Dokko Jin.” Kemudian ia melihat poster “Prince First Love”, kemudian “Man in Crisis.”
 

Jin cemberut ketika Ae Jung mendekatinya. Ae Jung merasa sangat senang karena ia terpilih. Ia meminta Jin untuk ber high five dengannya, tapi Jin melihat poster di sebelah Ae Jung , “You’re Beautiful”, Jin tambah kesal, ia memukul tangan Ae Jung dengan keras.

26/07/11

CITY HUNTER EPISODE 18


Jin Pyo dipukuli oleh delapan anak buah Chun. Awalnya ia bisa meladeni mereka, tapi lama-kelamaan, ia kewalahan juga. Ia dipukul berkali-kali sampai jatuh ke tanah. Kaki tangan Chun mengeluarkan pisaunya dan mendekatkannya ke leher Jin Pyo.
Untung saja Yoon Sung segera datang dan membantu ayahnya. Mereka berdiri saling membelakangi dan segera melawan musuh-musuhnya. Jin Pyo menggeram, “Kenapa kau datang.” Yoon Sung menjawab, “Ini bukan saatnya menanyakan hal itu.”
Kakitangan Chun menyimpulkan apa yang dilihatnya, “Jadi, kau city hunter?”
 

Mereka pun berkelahi lagi. Seorang anak buah Chun memegang tongkat Jin Pyo, Jin Pyo menarik pedangnya. Ia menggunakannya untuk melawan mereka. Tapi salah satu anak buah Chun berhasil merebutnya dan mengarahkannya pada Jin Pyo dan Jin Pyo menahan pedang itu dengan sebuah buku. Ia berusaha sekuat tenaga, ujung pedang itu mengarah ke lehernya.
Yoon Sung melihatnya dan segera menolong ayahnya. Ia menyerang orang yang menodongkan pedang tsb. Pedang itu mengenai tangan Jin Pyo, kaki tangan Chun menyuruh teman-temannya untuk mundur.
Kakitangan Chun berusaha menghubungi bosnya untuk memberitahu kalau Yoon Sung adalah city hunter, tapi Chun Jae Man sedang sibuk dengan urusan finansialnya, jadi Chun tidak bisa dihubungi. Chun sedang berusaha meyakinkan bank kalau Haewon masih bisa beroperasi walaupun Jin Pyo menarik modalnya. Tapi ia kaget kalau diberitahu rasio utangnya adalah 500%. Artinya, utang mereka lebih besar daripada uang dan aset yang mereka miliki.

24/07/11

JADE PALACE LOCKHEART EPISODE 13


Su Yan akan memberitahu kalau Consort De ingin membunuhnya, tapi sebelum ia sempat mengatakannya, Fei Cui datang sambil membawa pasta daun teratai. Fei Cui berkata kalau pasta ini hadiah dari Consort De, sebaiknya  Qing Chuan segera memakannya ketika masih hangat.
 

Su Yan mencoba mengulur waktu dan menyuruh Qing Chuan berterimakasih pada Buddha dulu, tapi Fei Cui terus mendesaknya. Su Yan tidak tahan lagi dan memberitahu Qing Chuan kalau pasta itu telah diberi racun. Fei Cui memarahi Su Yan karena berani menuduh Consort De dengan tuduhan yang kejam.
 

Qing Chuan ingin memastikannya dan menemui Consort De dengan membawa pasta sebagai barang bukti. Qing Chuan mengkonfrontasi Consort De, bertanya kenapa ia ingin membunuhnya secara diam-diam. 

22/07/11

CITY HUNTER EPISODE 17


Presiden Choi berjalan dan memberikan buku yang dicari Yoon Sung, yang berisi foto ayahnya ketika ia masih menjadi agen rahasia. Yoon Sung segera menutupi perhatiannya pada buku itu dengan berkata kalau ia hanya melihat secara acak.


Presiden meminta bantuan Yoon Sung untuk mengupload beberapa gambar ke dalam blognya. Yoon Sung melihat tumpukan dokumen yang ada dimeja kerjanya. Yoon Sung kaget ketika Presiden berkata kalau ia harus membaca semua dokumen itu sendiri. Ia tidak suka jadi orang yang hanya menandatangani tanpa melihatnya.
Jika ia tidak membacanya sendiri, maka itu akan menambah pekerjaan staffnya. Jika ia menambah pekerjaan, berarti ia harus menaikkan gaji mereka.
Ia menyebut tentang putranya dan berbicara tentang keadaan Da Hae. Yoon Sung berjanji akan mampir ke kafe tempatnya bekerja dan untuk mengeceknya. Presiden Choi terlihat sangat menyukai Yoon Sung dan mengundangnya ke acara makan siang dengan para staff ekonomi.

20/07/11

CITY HUNTER EPISODE 16


Young Ju memanggil Yoon Sung dengan nama Thailandnya, yang membuat Yoon Sung menghentikan langkahnya. Ia tidak mengekspresikan penolakan, ia hanya meminta Young Ju untuk membawa bukti jika ia city hunter. Young Ju bersumpah akan menangkap basahnya.
 

Yoon Sung menjaga ketenangannya sampai Young Ju pergi. Setelah itu ia pingsan, lemah karena menghirup zat kimia berbahaya. Ia terbangun di tempat tidurnya dengan Shik Joong yang sedang merawatnya. Karena masih mengingat semua kejadian yang baru saja dialaminya, ia menyerahkan buku-buku rekening bank dan surat rumahnya kepada Shik  Joong.
Ia berbicara seperti kematiannya telah ditetapkan, menasehati Shik Joong untuk menggunakan uang itu untuk kembali ke kota kelahirannya dan memintanya untuk menengok Nana dan Ibunya sesekali. Kata-katanya itu membuat Shik Joong kesal, tapi Yoon Sung memberitahunya, “Aku lupa siapa diriku selama sesaat.”

19/07/11

THE PAINTER OF THE WIND EPISODE 20 (FINAL)

MI IN DO – POTRAIT OF BEAUTY
 

Matahari sore menyinari lukisan Ssireum milik Kim Hong Do. Shading pada lukisan itu mulai menampakkan efek yang berbeda. Yoon Bok melihat lukisan itu, efek 3D mulai terlihat. Juri mulai mendengar para penonton berteriak kagum.
Semua juri juga terpesona, Jo Nyeon heran, ternyata sinar matahari sore bisa mengubah sebuah lukisan, Ji Mun Ji sependapat dengannya. Perbedaan pencahayaan menimbulkan efek yang berbeda.
Hong Do: “Aku menggunakan warna sepia kuning pada lukisan ini, walaupun warna ini tidak cocok untuk ring Ssireum. Meskipun begitu, warna ini menyerap sinar matahari sore dan warnanya menjadi lebih kuat....jika dilihat sekarang, pertarungannya terlihat perjuangan dan usaha dari para pemain Ssireum. Pemenangnya akan menjadi benar-benar pemenang.”
Ji Mun Ji berkata kalau arti lukisan yang sebenarnya ada pada permainan cahaya. Myung Nyung berkata kalau kesalahan yang dibuat oleh Hong Do ternyata ada maksudnya sehingga mereka menilai ulang lukisan tersebut.
Jo Nyeon menjadi panik,”Masih ada waktu, kalian bisa menilai ulang juga lukisan Hye Won.”
Bo Young Gun menolaknya dan mereka akan memutuskan sekarang. Jo Nyeon terlihat tidak senang saat Jeong Hyang terus  menatap lukisan itu. Yoon Bok menatap Hong Do, Hong Do mengangguk meyakinkan Yoon Bok kalau semuanya akan baik-baik saja.
Jeongjo juga sedang melihat langit senja, “Malam ini kebenaran harus diungkapkan.” Hong Guk Young bertanya apakah Jeongjo  membuat keputusan. Jeongjo pun mengangguk.
 

Para juri masih mendengar teriakan dari penonton yang ada di luar. Mereka ingin agar para juri mengumumkan siapa yang jadi pemenangnya. Para pelayan berusaha menenangkan mereka.  Seorang pelayan berkata kalau belum ada pemenangnya. Para penontonpun semakin ramai karena mereka terlanjur memasang taruhan. Bila tidak ada yang menang, bagaimana mereka akan membagi uangnya.

16/07/11

CITY HUNTER EPISODE 15


Yoon Sung menyelamatkan Young Ju dari upaya pembunuhan dan menariknya keluar dari mobil tepat pada waktunya saat ia kehilangan kesadarannya. Ia mulai bangun dan mengulurkan tangannya untuk memegang pergelangan kaki Yoon Sung dan mencoba melihat bayangannya.
Yoon Sung berhenti dan berbalik kearahnya, hanya saja, Young Ju kembali pingsan. Yoon Sung menelpon polisi dan melaporkan kalau ada seorang pria terbaring di tanah, kemudian pergi.
Sedangkan target no.4, Chun Jae Man sudah membakar buku itu sehingga bukti dari keterlibatan mereka atas insiden Oktober 1983 telah musnah.
Sekretarisnya memperingatkannya kemungkinan ada penyusup, karena  dua penjaga telah dipukuli. Chun segera menduga kalau itu ulah city hunter, tapi ia terlambat sekarang, karena bukti telah ia musnahkan.
 

Tapi Jin Pyo selalu selangkah lebih maju. Ia telah memiliki buku yang asli. Ia telah membayar orang orang NIS itu dan memberikan kopiannya pada Chun Jae Man.
Ia memberikan sebuah mobil penuh dengan uang, orang itu memberikan Jin Pyo kopian yang asli dengan informasi bahwa seorang jaksa ingin melihat buku itu beberapa waktu yang lalu. Jin Pyo menduga kalau itu adalah Young Ju.
Ia menelpon Yoon Sung untuk memperingatkannya betapa dekat Young Ju dengan kasus mereka. Ia bahkan tahu tentang identitas asli Jin Pyo dan mengingatkannya, karena ia menjatuhkan ayah Young Ju ke jalanan, jaksa itu tidak akan bersikap manis padanya, “Karena apapun yang terjadi, seorang ayah tetaplah seorang ayah.”

13/07/11

CITY HUNTER EPISODE 14


Karena tahu apa yang akan terjadi bila ia tertangkap, Kim Jong Shik melepaskan tangannya dan terjatuh ke jalanan di bawahnya,. Terjatuh diatas mobil.
Young Ju mendongak dan melihat city hunter di susuran tangga. Yoon Sung shock, ini adalah kejadian yang tidak diharapkan, “Apa yang telah aku lakukan?”

Jin Pyo menelpon untuk bertanya dengan keras kenapa Yoon Sung akan memulai balas dendamnya tetapi hanya untuk berbalik menyelamatkan pria itu. Ia menambahkan, “Ternyata menabrak Shik Joong sekarang menjadi tidak ada artinya.”
Yoon Sung sadar bahwa Jin Pyo adalah orang yang menabrak Shik Joong untuk membuatnya mencari Kim Jong Shik. Dengan marah, ia mengkonfrontasi Jin Pyo.
Jin Pyo mengaku kalau ia melakukannya, “Itu segera membawa efek bukan? Apa yang selalu aku ingin lihat darimu adalah ini. Mata yang penuh keinginan untuk balas dendam, siap untuk melalui api dan air.” Ia ingin musuh mereka ditembak di jantungnya, “Dengan tanganmu. Itu caranya kau melindungi orang yang kau cintai.”
Yoon Sung membentak, “Aku telah memikirkannya, bertanya pada diriku sendiri, siapa yang paling kau sayangi, dan aku tidak bisa memikirkan yang lain. Kecuali....satu.”

CITY HUNTER EPISODE 13


Yoon Sung terkunci di dalam supermarket sedangkan Nana berdiri di luar. Jin Pyo datang menuju ke arah Nana dengan motornya. Yoon Sung melihat wajahnya dan segera melakukan sesuatu. Ia memecahkan kaca pintu dan menarik Nana menjauh.
Ia melindungi Nana, dengan berada diantaranya dan Jin Pyo.
Jin Pyo berhenti dan mengeluarkan pistolnya.
 

Yoon Sung berusaha melindungi Nana. Mata Nana terbelalak, melihat kalau yang menodongkan pistol itu ayah Yoon Sung.
 

Jin Pyo tahu bahwa tak ada gunanya mengancam Yoon Sung, jadi ia pun pergi. Nana gemetar kemudian bertanya, “Apakah itu ayahmu?”

11/07/11

CITY HUNTER EPISODE 12


Nana memberitahu Yoon Sung kalau ia senang bukan Yoon Sung yang terkena tembakan dan tubuhnya lemas. Yoon Sung memeluknya dan menangis.
Tiba-tiba Shik Joong menghambur masuk dengan membawa potongan papan sebagai senjata. Ia kaget melihat musuh-musuh mereka telah dikalahkan. Jadi mereka bisa melarikan diri. Ketika Kim Jong Shik diberitahu kalau tawanannya sudah melarikan diri, ia sangat marah dan berubah jadi rasa takut, “Itu tidak mungkin....city hunter?”
Sae Hee membukakan pintu klinik, Yoon Sung segera masuk dengan membopong Nana yang berlumuran darah. Sae Hee segera mengunci pintu dan menyuruh Shik Joong untuk menutup jendela.
Saat terbaring di meja, Nana membuka matanya.
 

Sae Hee melihat luka Nana dan berkata, “Luka tembak lagi?” ia mulai membersihkan luka Nana dan menyarankan Yoon Sung untuk membawa Nana ke rumah sakit karena ia kehilangan banyak darah dan ia tidak punya persediaan. Yoon Sung menyuruh Sae Hee untuk mengambil darahnya, karena ia punya golongan darah O. Sae Hee tidak setuju karena ia juga masih lemah. Dengan penuh airmata, ia berkeras, “Aku tidak apa-apa, tolong selamatkan Nana.”

08/07/11

CITY HUNTER EPISODE 11


Nana menyelamatkan Yoon Sung  dari Young Ju setelah menukar sampel darahnya.
Secara refleks Yoon Sung segera mengeluarkan pisaunya dan mengarahkan ke leher penyerangnya. Saat itulah ia bertatapan dengan Nana. Kedua sama-sama merasa takut.
Tanpa kata ia membantu Nana untuk menyelinap keluar, ditengah-tengah kekacauan dan mereka menumpang ambulan sebentar, akhirnya mereka turun. Yoon Sung bertanya sudah berapa lama Nana tahu mengenainya.
Nana memberitahunya kalau ia tahu sejak Yoon Sung menyelamatkannya, ketika ia melihat matanya. Yoon Sung, “Dan kau berpura-pura tidak tahu?”
Nana berkata bahwa ia tidak bisa berkata satu katapun karena ia tahu bahwa ia akan lebih banyak menghindarinya. Yoon Sung memperingatkannya untuk tidak ikut campur dalam urusannya lagi. Nana, “Bagaimana aku bisa melakukannya? Orang yang aku tembak adalah orang yang sama yang telah menyelamatkanku dua kali.”
 

Yoon Sung berputar dan mendorongnya kembali ke dinding dengan cara yang paling menakutkan yang ia bisa.

06/07/11

CITY HUNTER EPISODE 10

Baik Yoon Sung dan Young Ju datang ke rumah sakit bersamaan. Young Ju memastikan kematian Lee Kyung Wan, sedangkan Yoon Sung melihat Jin Pyo menatapnya dengan tajam, masih berpakaian seperti dokter dan keluar.
Yoon Sung segera pergi mengikuti Jin Pyo. Young Ju dan Pil Jae asistennya mengikuti mobil Yoon Sung. Mereka bertanya-tanya ketika mobil Yoon Sung berhenti di depan rumah Jin Pyo.

Yoon Sung sangat marah sehingga tidak tahu kalau ada yang mengikutinya. Ketika bertemu dengan Jin Pyo ia langsung bertanya kenapa Jin Pyo membunuh dua polisi yang tidak bersalah.
Dengan dingin Jin Pyo meresponnya, “Karena ini adalah metodeku.” Jin Pyo menambahkan bahwa ia mendengar suara pembantaian di lautan setiap hari sepanjang hidupnya dan tujuan utamanya untuk selamat adalah untuk membalas dendam.

01/07/11

CITY HUNTER EPISODE 9

 
Yoon Sung meraih tangan Nana saat ia akan kehilangan pegangannya dan ia bergelantungan. Tangan Yoon Sung mengeluarkan suara yang mengerikan dan darah mulai mengalir ke tangannya dan tangan Nana.
Yoon Sung akhirnya mengerahkan semua kekuatannya untuk menarik Nana dengan kedua tangannya dan mengangkatnya ke pinggiran. Nana terjatuh diatas tubuh Yoon Sung, Yoon Sung segera bangkit dan segera pergi. Nana menghentikannya, “Tunggu, bukankah kau yang menyelamatkanku dulu bukan?” Yoon Sung tidak menjawab dan lari ke arah Seo.
Seo lari ke pintu keluar dengan Young Ju berlari dibelakangnya. Tapi Jin Pyo telah melihat semuanya dan menyuruh Sang Gook untuk menjebak Young Ju di  pintu putar, jadi mereka bisa mendapatkan Seo dulu.
Jin Pyo menangkapnya ketika ia akan melarikan diri dengan mobil rampasan, memukulnya dengan tongkatnya. Jin Pyo pun mengeluarkan sebuah pedang dari tongkatnya. Ia mengarahkannya ke mata Seo Yong Hak.
Untungnya, Yoon Sung tiba dan menghalangi ayah untuk menyiksa Seo, mereka pun memasukkan Seo ke dalam mobil dan membawanya pergi.
Young Ju dan timnya tiba saat mereka sudah melarikan diri, tapi ia mengatakan pada mereka kalau ia meletakkan alat pelacak, pada baju city hunter saat mereka berkelahi.
 

Jin Pyo beserta rombongannya ada di sebuah gudang, dimana ia memarahi anaknya dulu karena menyelamatkan Nana.