Pages

24/12/11

FLOWER BOY RAMYUN SHOP EPISODE 16 (FINAL)

HATI YANG KEMBALI  MENDIDIH 
 
 
Hari natal telah tiba. Hyun Woo, Ba Wool dan Kang Hyuk menonton film di TV. Merasa ada yang kurang, Hyun Woo bertanya dimana Eun Bi pergi. Ba Wool menjawab kalau Eun Bi pergi melihat baju.
Di toko pakaian pengantin, Dong Joo sedang mencoba  baju pengantinnya. Ia terlihat kurang bersemangat. Eun Bi memujinya dan Dong Joo langsung memutuskan kalau ia mengambil baju ini saja. Eun Bi heran, apa ia tidak mau mencoba baju yang lain?
Eun Bi merasa tidak nyaman dengan baju pengiring pengantinnya dan Dong Joo memarahinya, “Apa kau mau berdiri di pesta pernikahanku dengan menggunakan seragam voli?” Dong Joo menambahkan, “…Kita harus menempatkan Chi Soo dibelakang.”
 

Chi Soo sedang bersedih di tempat tidurnya. Badannya ditutupi dengan selimut pororonya. Ia juga mendengarkan lagu ibunya berulang-ulang. Ayah menengoknya dan mendesah. Ia bertanya pada sekretarisnya apa yang ia pikirkan. Sekretarisnya mengingatkan kalau hal seperti ini selalu dilakukan ibu Chi Soo setiap hari.
 

Nasib Eun Bi tidak jauh lebih baik. Hyun Woo, Ba Wool dan Kang Hyuk kaget ketika melihatnya memasak sup di toko ramen tengah malam buta tanpa menyalakan lampu. Ketika mereka bertanya apa yang sedang ia lakukan. Eun Bi menjawab dengan pandangan menerawang kalau ia sedang membuat sup untuk resepnya yang terbaru.
Mereka menatapnya dari luar dan Ba Wool berkata kalau pemandangan ini terlihat familiar. Ini yang selalu dilakukan Chul Dong ajusshi (ayah Eun Bi) ketika istrinya baru meninggal.
 

Chi Soo duduk dikamarnya sambil memasak ramen di panci besi. Eun Bi melakukan hal yang sama di toko. Ia mencicipinya, “Berapa banyak pun yang kutambahkan, rasanya tetap hambar.” Chi Soo juga mencicipi ramennya dan mendesah, “Rasanya bukan ini. Kenapa ini terlalu asin?”
Kang Hyuk melihat Eun Bi setiap hari dengan perasaan berat. Ia mencoba menggodanya dengan berkata kalau rambutnya terurai, tapi Eun Bi tetap cuek dan menjaga jarak, “Kecantikanku juga menghilang?”. Kang Hyuk merasa tertolak dan menggaruk-garuk dagunya.
Ada sedikit kekacauan di toko. Tiba-tiba dua orang pelanggan menolak untuk membayar ramennya karena mienya terlalu keriting. Ketika mereka meneriaki Hyun Woo, Ba Wool langsung datang menghadapi mereka.
Ba Wool bertengkar dengan mereka. Eun Bi pun berjalan mendekati mereka, Ba Wool merasa senang dan berkata kalau mereka dalam masalah besar, karena noonanya ada disini. Tapi ia sangat kecewa ketika melihat Eun Bi membungkuk dan meminta maaf. Mie itu terlalu keriting karena kesalahannya. Semua kaget mendengarnya.
Semua orang yang ada di ruangan itu terdiam. Kang Hyuk tidak tahan lagi dan berkata kalau ini sudah cukup dan menutup tokonya. Ia pun berkata, “Semua orang berkumpul didepan pilar.” Mereka berkumpul di ruang keluarga termasuk So Yi. Kang Hyuk menceritakan tentang pengorbanan Chi Soo untuk menyelamatkan toko ramen. Semua orang merasa tersentuh, bahkan Ba Wool menggerutu untuk menutupi perasaannya kalau Chi Soo melakukan tindakan yang keren seorang diri.
Semua orang memandang Eun Bi, menunggu reaksinya. Tapi Eun Bi hanya mengangguk dan menerimanya. Ia berkata kalau itulah yang terbaik karena semua orang sudah kembali ke tempatnya yang benar. Ia menyuruh semua orang bersiap untuk datang ke pesta pernikahan Dong Joo. Mereka melihat Eun Bi berjalan pergi seperti zombie.
 

Semua orang bersiap untuk menghadiri pernikahan Dong Joo. Kang Hyuk bertanya apakah Eun Bi akan terus seperti ini, apakah ia akan terus tersenyum seperti orang bodoh dan tidak mendengarkan hatinya. Tapi ia masih menolak mengakui perasaannya dan berkata kalau ia baik-baik saja.
 

Eun Bi tersenyum dan meninggalkan kamarnya. Kang Hyuk meletakkan tangan di dadanya, “Ia tersenyum lagi. Keseksiannya telah hilang.” Kang Hyuk merebahkan dirinya di lantai. Ia perlu beristirahat untuk menenangkan diri.
Eun Bi turun ke bawah dan memandang pohon natal. Ia menemukan kartu Chi Soo untuk Kang Hyuk yang bertuliskan, “Bawang. Tidak masalah. Chwaa.” Eun Bi meletakkan tangan ke dadanya yang kemudian turun ke perutnya, ternyata ia sembelit lagi.
So Yi membantu Ba Wool berpakaian. Ba Wool heran dengan sikap Eun Bi akhir-akhir ini. Kenapa Ia selalu tersenyum dan tidak berbuat apa-apa. So Yi tersenyum dan berkata, “Benarkah ia tidak merasakan apa-apa?”
 

Eun Bi pun ke kamar mandi untuk poop. Tapi toiletnya tersumbat  tidak mau menyiram. Eun Bi pun mengikat bajunya yang panjang dan mengambil plunger. Ia mencoba memperbaiki toilet itu tapi ia tidak berhasil dan masih tersumbat. Ia bertanya-tanya, “Apa yang menyangkut disini?”
Kata-katanya mengingatkannya pada Chi Soo yang berteriak, “Guru Magang!” berulang. Ia juga mengingat kenangannya bersama Chi Soo dan yang terakhir ketika Chi Soo berkata kalau tangannya tersangkut dihatinya. Ia pun memasukkan plungernya ke dalam toilet dengan penuh kemarahan. Ia juga teringat ketika Chi Soo menariknya dan berkata pada Kang Hyuk untuk tidak menyentuh poop lama.
 

Ia memasukkan plungernya lagi dan teringat ketika Chi Soo berkata sangatlah bodoh bagi singa untuk memakan rumput, tapi ia tidak peduli, karena, “Aku hanya ingin memelukmu, Eun Bi ya.”  Eun Bi melepaskan plungernya, semua yang tersumbat dihatinya tiba-tiba menjadi lega dan ia tersadar apa yang dirasakannya.
 

Semua orang berkumpul didepan pintu kamar mandi. Mereka khawatir dengan keadaan Eun Bi. Tiba-tiba Eun Bi keluar sambil mengayun-ayunkan plunger yang dibawanya dan berteriak kalau ia tidak baik-baik saja, karena bagaimana mereka bisa membiarkan Chi Soo pergi seperti itu dan bahkan ia tidak bisa menenangkan hatinya,  tidak tahu bagaimana ia hidup, apakah ia sudah makan atau menangis keras-keras.
 

Ba Wool berteriak: “Akhirnya kau noonaku lagi! Noona, kau kembali!” Kang Hyuk juga berkata, “Sekarang kau seperti istriku lagi. Kembali seksi.” So Yi kemudian memberitahunya kalau ia ingin bertemu Chi Soo ia harus cepat pergi, karena hari ini Chi Soo akan pergi ke Amerika. Ba Wool, “Apa!”
Eun Bi: “Hap Nyun Sshi (gadis lili), kenapa kau baru memberitahuku sekarang?!”
Ia kemudian menelpon Dong Joo dan memberitahunya kalau ia tidak bisa datang ke acara pernikahannya, “Aku akan memetik mawar!” Eun Bi pun segera berlari keluar dan masih membawa plungernya.
Yang lain segera mengikutinya, mereka bertanya pada So Yi apa Chi Soo benar-benar pergi ke Amerika. So Yi tersenyum, “Tidak.” Ia hanya berbohong. Kang Hyuk langsung memujinya.
 

Dong Joo tersenyum ketika tahu Eun Bi berusaha mengikuti kata hatinya. Ia meletakkan tangan di dadanya. Tiba-tiba Pelatih Seo masuk sambil membawa kertas. Ia membukanya satu persatu.
 “Kang Dong Joo mereka semua berkata kalau kau pengantin yang sempurna.”
“Foto Dong Joo dan panah-panah yang menunjukkan area yang pernah di operasinya.”
“Tapi aku tahu semua operasi plastik yang kau lakukan musim panas lima tahun yang lalu.”
“Foto Dong Joo yang lebih tembem dengan menggunakan seragam voli.”
“Tapi walaupun begitu, kau….”
“Adalah wanita yang paling sempurna bagiku.”
“Berbahagialah.”
Dong Joo memandangnya dengan air mata berlinang. Pelatih tersenyum dan memberinya jempol. Ia pun pergi. Ia turun ke lorong dengan tangan didadanya, bergumam pada dirinya sendiri, “Tidak ada yang terjadi.”
 

Dan kemudian Dong Joo berlari dibelakangnya, “Benarkah tidak terasa apa-apa?” Ia pun segera menarik pelatih dan menciumnya.
 

Sedangkan Eun Bi berlari dijalanan seperti orang gila. Ia mengangkat plungernya dan mencoba menghentikan taksi. Melihatnya seperti itu tentu saja tidak ada taksi yang mau berhenti. Akhirnya Eun Bi berlari dengan menggunakan gaun dan sepatu hak tingginya. Sedangkan Hyun Woo dan Ba Wool berlari dibelakangnya. Teman-teman Chi Soo melihat mereka dan heran kenapa mereka tidak ke pergi ke acara pernikahan Dong Joo. Karena penasaran, mereka ikut berlari dibelakang Eun Bi. Kemudian ajumma-ajumma tetangga Eun Bi juga melihatnya yang kemudian juga ikut berlari, karena penasaran kenapa sekarang lebih banyak pria tampan yang mengejarnya.
 

Mereka terus berlari seperti sedang maraton. Saat Eun Bi mengingat kenangannya bersama Chi Soo, di rumahnya Chi Soo melakukan hal yang sama. Ia ingin melarikan diri dari rumah, tapi ragu-ragu ketika mengingat ancaman ayah dan kata-kata Kang Hyuk kalau ia tidak sendirian.
Di depan gedung Cha Sung sedang terjadi aksi demonstrasi yang menentang rencana pembangunan kembali. Eun Bi secara kebetulan bisa melewati mereka sehingga bisa masuk ke lobby sambil melambai-lambaikan plungernya. Para demonstran mengira kalau itu tanda supaya mereka juga masuk ke lobby dan mengikutinya.
Tiba-tiba ada sekelompok massa yang ikut menyerbu dan Eun Bi terjebak ditengah-tengah mereka serta terpisah dari Ba Wool dan Hyun Woo. Ia berjuang untu melewati lautan manusia itu dan tiba-tiba tubuhnya terangkat ke atas, ternyata Kang Hyuk datang dan membantunya.
 

Ia juga membawakan sepatu lari miliknya. Ia membungkuk dan mengganti sepatu hak tinggi Eun Bi dengan sepatu larinya. Ia berkata kalau hari ini ia bukan istrinya lagi, “Sekarang kau harus pergi sendiri, sebagai Yang Eun Bi, seorang wanita.” Kang Hyuk bertanya apakah ia sudah siap dan Eun Bi tersenyum lebar padanya. Kang Hyuk menunjuk ke tangga dan Eun Bi berlari ke sana.
 

Ia kemudian berbaring di lantai dan membuat para penjaga yang mengejar Eun Bi terjatuh. Eun Bi sampai di tangga, ketika Jae Ho mendekatinya. Jae Ho menghentikan Eun Bi dan bertanya apa yanga dilakukannya disini, “Apa kau masih…….?”
Eun Bi merasa kesal dan memukulkan plunger ke wajah Jae Ho.
Di atas, Chi Soo sedang merenung, ia terus memandangi dinding tanpa bergerak. Ayah masuk dan memarahinya. Kenapa ia jadi begini, seperti orang yang tidak pernah berkencan saja. Ia bisa mencari wanita yang lebih baik. Ia menambahkan, “Apa kau mau membeli mobil baru?”
 

Tapi Chi Soo menggelengkan kepalanya.
Chi Soo: “Tak peduli berapa banyak dunia berubah, ada hal-hal yang tidak boleh berubah. Seseorang berkata, mungkin kita bisa menukarkan mobil, tapi kita tidak bisa menukarkan cinta. Tak peduli jika dunia menjadi dingin, Cinta tidak bisa menjadi dingin.” Ia meletakkan tangannya didadanya, “Ayah, Cinta terjadi disini.”
Eun Bi tersandung gaunnya saat ia berlari di tangga. Ia kemudian melihat serombongan penjaga yang mengikutinya. Ia ingat mimpinya. Karena tidak mau kalau mimpinya jadi kenyataan, ia menyobek gaunnya yang panjang menjadi lebih mini. Ia menggunakan jaket dan potongan bajunya untuk melawan para penjaga.
Eun Bi masuk ke kantor ayah Cha dan bertanya apa perjanjiannya masih berlaku? Ayah Cha membenarkan. Jadi jika ia berkencan dengan Chi Soo, maka toko ramennya akan dihancurkan dan Chi Soo ditendang ke jalanan tanpa uang sepeserpun
 

Chi Soo juga masuk ke kantor itu dan terkejut melihat Eun Bi, “Yang Eun Bi?” Eun Bi senang ketika melihat Chi Soo.
Eun Bi mengangguk pada ayah Cha dan mengangkat plungernya sambil berteriak kalau ia akan mengambil Chi Soo , hidup bersamanya dan merawatnya.
 

Ia berlari dan menarik tangan Chi Soo untuk keluar ruangan.
Chi Soo menghentikan Eun Bi ditangga, bertanya apa yang sedang ia lakukan. Jika mereka seperti ini, ayah akan mengambil toko dan Eun Bi tidak bisa menjadi guru? Anak-anak yang lain akan tinggal dimana?
Eun Bi: “Bagaimana denganmu? Apa kau bisa hidup tanpa ramen? Apa kau bisa hidup tanpa melihatku?”
Chi Soo memandang mata Eun Bi, “Tidak, aku tidak bisa melakukannya.” Eun Bi merasa lega mendengar pengakuan Chi Soo. Dengan air mata yang menetes, “Aku tahu kalau ini hanya mimpi yang remeh.”
 

Eun Bi pun berjinjit dan mencium Chi Soo. Chi Soo memejamkan matanya dan balas mencium Eun Bi.
Di bawah, Kang Hyuk melihat mereka sambil tersenyum.
 

Kembali ke toko ramen. Di depan toko telah dipasang tanda, “Kami bangkrut.” Kang Hyuk berkata kalau seharusnya mereka membuat resep ramen mereka nanti, tapi karena keadaan yang mendesak, mereka harus melakukannya sekarang.
Hyun Woo memperlihatkan masakannya. Ramen Ba Wool. Ia mendeskripsikan sebagai ramen porsi besar, karena Ba Wool gampang merasa lapar, jadi ramennya harus berisi banyak. Hyun Woo mulai terisak saat ia menambahkan, “Dan kemudian kau harus menambahkan nasi.”
 

Kang Hyuk berkata kalau ramen itu terlihat sangat berisi. Kang Hyuk pun memandang Ba Wool dan memanggilnya, “Anak yang melarikan diri.” Ba Wool terlihat lebih cengeng ketimbang Hyun Woo.
Ba Wool mendeskripsikan makanan, ramen Woo Hyun Woo, sebagai ramen dengan telur yang dikukus. Karena gigi Hyun Woo lemah, maka kau harus memotong semuanya menjadi kecil-kecil supaya ia lebih mudah memakannya. Ba Wool pun mulai menangis.
 

Selanjutnya Eun Bi, ia membuka panci besinya dan ternyata panci itu kosong. “Cha Chi Soo tidak bisa jadi ramen. Aku menerima Cha Chi Soo apa adanya. Itu adalah resepku.”
Kang Hyuk memanggil Chi Soo , “Saudaraku.”. Chi Soo berkata kalau ia tidak perlu memasak apapun. Ia memandang Eun Bi, “Yang Eun Bi adalah Yang Eun Bi, satu-satunya ramen dalam hidupku.”manisnya…..
Chi Soo meremas tangan Eun Bi dan mereka saling memandang. Anak-anak yang lain melihat mereka dengan senyum palsu terpampang diwajah mereka, sampai akhirnya Ba Wool berteriak, “Toko ini bangkrut dan kalian sibuk mengurusi percintaan kalian? Gara-gara kalian, kita akan ditendang ke jalanan!”
 

Mereka diganggu oleh kedatangan sekretaris ayah yang memberikan surat panggilan untuk ikut wajib militer. Chi Soo ternganga, “Kenapa?” Sekretaris memberitahunya, sebagai walinya, ayah berhak menghapus kewarganegaraan Amerikanya, sehingga ia harus ikut wajib militer. Ia memberi hormat, “ Sampai jumpa, kita bertemu dua tahun lagi.”
Chi Soo berteriak, “Tidaaaak!” Eun Bi keluar dibelakangnya, ia berteriak lebih keras sambil memandang langit, “Tidaaaak! Wajib militer? Wajib militer! Kau memintaku untuk menunggu lagi?”
 

Malam itu Hyun Woo dan Ba Wool masih terbangun, bertanya-tanya kemana mereka akan pergi. Ba Wool berpikir kalau ia akan pulang dan Hyun Woo berkata kalau ia akan mendaftar di  asrama. Ba Wool menduga kalau mereka tidak punya alasan untuk bertemu lagi. Hyun Woo memotong perkataannya, apa ia akan merindukannya  dan teringat kalau ia belum memberikan hadiah natal Ba Wool, syal merah yang dirajutnya. Ia berkata akan memberikannya nanti. Ba Wool mendesah, ia kecewa karena harus pergi.
 

Eun Bi berada di atas atap dengan tangan di dadanya. Ia kemudian melihat Kang Hyuk keluar sambil membawa ranselnya. Ia berhenti didepan toko, teringat kenangan ketika ia masih disana dan kemudian berbalik pergi.
 

Eun Bi menghentikannya dan bertanya bagaimana ia bisa pergi seperti ini, tanpa kata. Kang Hyuk: “Karena seorang pahlawan pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.” Eun Bi berusaha mengungkapkan apa yang ada dihatinya tapi tidak menemukan kata-kata yang tepat. Akhirnya Kang Hyuk hanya bisa memeluknya dan Kang Hyuk menepuk-nepuk punggungnya.
Kang Hyuk: “Aku tahu. Tidak apa-apa. Karena aku sudah punya kesempatan untuk  menyukai. Aku sudah punya kesempatan untuk mendidih. Semua sudah cukup. Aku punya kenangan yang bisa kuingat-ingat.”
Tapi Kang Hyuk meneruskan kalau ia tidak akan melupakan dengan mudah. Setiap ia makan dan membuat ramen, ia pasti teringat dirinya. Ketika Eun Bi berbahagia dengan Cha Chi Soo, ia hanya akan menjadi pria nakal yang berganti-ganti wanita dan hidup menderita serta selamanya mengutuk dirinya.
 

Kang Hyuk menepuk kepala Eun Bi dan berbalik pergi. Eun Bi memanggilnya dan bertanya kemana ia akan pergi. Kang Hyuk berhenti tapi tidak berbalik, karena air matanya tergenang. Ia berkata : “Untuk memasak ramen,” Ia pun melangkah pergi.
Eun Bi memandangnya pergi dengan penuh airmata dan berkata pada dirinya sendiri, “Selamat tinggal Pilar.”
 

Ia masuk ke dalam dan menemukan Chi Soo tidur dibawah pohon natal. Eun Bi menyelimutinya dengan jaket yang tadi dipakainya. Bertanya-tanya bagaimana ia bisa tidur dengan situasi seperti ini.
Tapi ternyata Chi Soo belum tidur, tanpa membuka matanya ia bertanya apakah ia tadimelepas Bawang pergi dan apakah ia memeluknya. Eun Bi membenarkan. Chi Soo: “Mulai sekarang, kau tidak bisa melakukannya lagi. Bawang bukan suamimu lagi. Karena sekarang ia kakakku.”
Chi Soo bertanya apa Eun Bi akan mengunjunginya ketika ia ikut wajib militer. Eun Bi mendesah dan berkata iya. Chi Soo: “Setiap hari?” Eun Bi memberitahunya kalau itu hal yang konyol, lagipula ia tidak bisa keluar setiap hari untuk menemui pengunjung, bahkan ijin menginap pun hanya diberikan sekali-sekali.
Chi Soo kaget dan terbangun, “Menginap? Bagaimana kau tahu tentang itu?” Eun Bi melihat ke arah lain, mencoba menghindar, tapi Chi Soo tidak membiarkannya. Ia bertanya apakah ia mengunjungi Balon Air (Jae Ho) dan menginap? Eun Bi berbalik menatapnya dan Chi Soo mulai menggelitikinya. Mereka pun akhirnya saling menggelitik,dan akhirnya menyenggol pohon natal dan membuatnya jatuh.
 

Ba Wool dan Hyun Woo keluar dari kamar dan berteriak pada mereka berdua. Mereka harus membetulkan pohon natal serta Eun Bi harus membetulkan toilet.
Waktu berlalu, teman-teman Chi Soo juga ikut wajib militer. Mereka mengeluh karena Chi Soo membuat dirinya ditempatkan di tempat yang lain karena ia ingin rambutnya tetap panjang dan memakai seragam yang lebih cantik.
Kang Hyuk bernarasi kalau ada bermacam-macam jenis ramen di dunia ini. “Ramen tidak akan ada rasanya jika kau tidak bisa mengontrol jumlah air yang digunakan.” Dong Joo dan pelatih Seo sedang berkencan di malam natal dan bertengkar karena masalah kecil.
 

So Yi sedang berkencan dengan seorang oppa yang dikenalnya dan mereka menerima lagu natal dari santa Ba Wool dan rusa Hyun Woo.
Ba Wool tersadar kalau itu So Yi. Ia pun melepaskan jenggot santanya dan berteriak kalau tadi ia sudah menyuruhnya menunggu sampai ia selesai bekerja. Tapi ia adalah So Yi dan berkata kalau itu sama saja, ia bisa makan malam dan akhirnya bertemu dengan Ba Wool juga. Kang Hyuk: “Ramen akan menjadi terlalu asin jika apinya terlalu panas.”
Ayah Cha bertanya pada sekretarisnya apakah ia sudah mengurus aset-aset yang akan diberikannya pada Chi Soo dan kemudian ayah menyuruh sekretarisnya pulang. Sekretarisnya memandang Presiden Cha yang kesepian dan mendesah. Kang Hyuk: “Ramen yang dimasak terlalu lama akan mengembang.”
 

Hyun Woo duduk di toilet disebuah WC umum. Ia mengutuk Ba Wool karena telah mengacaukan kerja part time mereka. Tiba-tiba seorang wanita masuk kedalam biliknya dan bersandar memojokkannya, persis seperti pertemuan Chi Soo dengan Eun Bi. Kang Hyuk: “Ramen masih mentah karena baru mulai dimasak.”
 

Eun Bi kembali belajar untuk ujian PNSnya. Ia menjadi sebal melihat sepasang kekasih yang sedang bermesraan di malam natal. Ia berdiri dihadapan mereka dan membayangkan kalau ia memarahi mereka. Tapi akhirnya ia hanya mengucapkan selamat natal. Ia pun pergi ke sebuah toko untuk makan ramen instan. Kang Hyuk: “Sebuah ramen instan akan selalu dimakan sendirian.”
Tapi saat ia makan, tiba-tiba ia mendapat sms dari seseorang. Ia langsung pergi dan berlari menuju jembatan dan mencari seseorang ditengah keramaian. Chi Soo berdiri di ujung jembatan. Ia menyapa Eun Bi dan bertanya apa yang sedang dikerjakan Eebeuninya.
Kang Hyuk: “Yang terpenting bukan ramen yang kau makan. Ketika kau makan ramen, hal yang terpenting adalah waktu yang tepat.”
 

Pelatih Seo berusaha menenangkan Dong Joo dan memberinya ciuman kilat. Dong Joo melunak dan memberinya  ciuman.
 

Ba Wool kembali masuk ke restoran. Ia menarik So Yi dan menciumnya. Ayah Cha minum anggur bersama sekretarisnya, paling tidak ia tidak sendirian di malam natal. Kang Hyuk: “Jika saat ini, hatimu bergejolak karena seseorang, maka ini saat yang tepat.”
Wanita yang menyerang Hyun Woo menyebutnya cowok rusa dan memberitahunya kalau matanya indah. Ia pun mencium Hyun Woo.
 

Eun Bi bertanya apa Chi Soo benar-benar ikut wajib militer, setelah melihat penampilannya. Chi Soo menyeringai, ia adalah Chwa. Apa ia pikir ia akan muncul dengan baju militer yang jelek itu.
Eun Bi bertanya kenapa ia tidak membalas suratnya, kenapa ia tidak menelpon. Chi Soo: “Karena, jika aku mendengar suaramu, aku jadi ingin melihatmu. Dan Jika aku melihatmu, maka aku ingin memelukmu. Jika aku memelukmu…..”Chi Soo tersenyum lebar, “….aku ingin terus mengganggumu.”
 

Eun Bi: “Kau menyebutnya alasan, Chi Soo brengsek!” Eun Bi berlari mendekatinya dengan penuh kemarahan.
 

Tapi setelah mereka berdekatan, mereka saling menatap, kemarahan Eun Bi pun menghilang. Kang Hyuk: “Hal yang lain bukan masalah. Ramen terasa lezat jika dimakan saat mendidih.”
 

Chi Soo menyentuh wajah Eun Bi. Merekapun berciuman dan salju mulai turun.












Credits: www.dramabeans.com

82 comments:

Anonim mengatakan...

Akhirnya selesai dgn happy ending
poor kang hyuk ga dapet pasangan...
tinggal nonton dvd-nya...

Anonim mengatakan...

oke tamat. tingga visualisasinya ni...



d2conan

Laylawliet mengatakan...

Terima kasih sudah mau capek-capek ngetik selama 16 Episode FBR,,,, gomawo

Anonim mengatakan...

terima kasih sudah bikin sinopsisnyaa ..
bener bener berjasa bikin orang ngerti ma ceritanya :)

Anonim mengatakan...

thx u atas kerja kerasnya menulis sinop ini
hwaiting untuk sinop yg lain

Bunda Lori mengatakan...

Si pilar yg paling kasian

Anonim mengatakan...

wowww...kenyennnnnn.....

@readnow mengatakan...

kerennn.....

@readnow mengatakan...

oya,,,mksh sinopsisnya ya,,ditunggu drama yg menarik lainnya....

Anonim mengatakan...

baru buka dah nemu episode terakhirnya
makasih sinopsisnya

ana

Atin286 mengatakan...

Selesai dah satu harian
Trima Kasih Sinopsisnya :)

tika mengatakan...

wahh suka bgt sma ini drama,makasih ya sinopsisnya..^^

Anonim mengatakan...

makasih ya sinopsisnya..... senangnya happy ending...

dian irwan mengatakan...

ok deh tinggal lanjut ke acara nontonnya.
thanks berat buat sinopsisnya .....

bariq azhar mengatakan...

I like it.. :)
si pilarnya gimana??? :(

@readnow mengatakan...

tolong donx mba',,buatin sinopsisnya me too flowers,,bagus tuh..q liat diyou tube..

nihaal mengatakan...

hallo salam kenal
aq ad saran ini
ad sinopsis The Moon That Embraces The Sun?
aq liat priviewnya bagus
soalnya ad Jung Il woo drama jd antagonis
mau liat aktingnya

Seoulmate™ mengatakan...

iya aku juga udah liat. Kayaknya bagus. Udah baca novelnya 3 chapter di electric ground. lumayan sih

Anonim mengatakan...

blog ini emangg paling the best!!gomawoo untuk sinopsis nya ya :)

Anonim mengatakan...

wahhhh...

thats's great story..
hheheeh love it..!!

Oyeah SARANGHEYO Jung Il Woo oPpa...
hehehe i LIKE ur style oppa...

Anonim mengatakan...

terimakasih sinopsisnya....pilar cup cup sini kupeluk aja deh :)..lanjut ntn dvd yg translatenya makin ajaiiib itu...

gumawoo :)

Ayamjjeje mengatakan...

gomawo buat sinopsinya ya :DDD
Ditunggu sinopsis The Moon Embraces The Sun kalau udah keluar :DD

Anonim mengatakan...

thanx a lot sinopsisx,klo liat transletx kagak ngerti critax...untung aja ada sinopsis ini...

Anonim mengatakan...

gomawo sinopsisna

Anonim mengatakan...

kEren Abieezzz...

Anonim mengatakan...

Nonton dvdnya subtitlenya kurang jelas, terima kasih sinopsisnya :)

Anonim mengatakan...

terima kasih sudah membuat sinopsis ini,karena kadang text film tidak sesuai dengan ceritanya.once again "tengkiu"

Anonim mengatakan...

terima kasih banyak untuk tulisan indah ini... dan semua jerih payah penulis sinopsis ini.. gumawo.. :D

Anonim mengatakan...

Terima kasih sinopsisnya ya...skrng jadi ngerti ceitanya apa lagi bagian si instruktur yg menuliskan isi hatix pada dong joo di dvd nya gak ada teksnya...

Sambenx mengatakan...

JUngmal Gomawoeyo...

Aiiissshh..dvd na subtitelny paraahhhh..
Untung Blog ini bikin...

Jungmal..jungmal Gomawo.. ^_^

lala damina mengatakan...

thank you so much,ceritanya keren

nevi mengatakan...

bwt aouthor thanks dgn sinopsisnya,dah buatin 1-16 epi, klo jd hobi pasti h akan capek bikinnya...klo ada sinopsis begini aq suka bercerita ke temn2 yg belum tahu, apalg klo ditayangin di tv, aq paling suka nyritain endingnya gimna.....gomawoeyo

Evyra mengatakan...

thank you sooo much buat sinopsisnya... muachhh... ^^

Anonim mengatakan...

dramanya seruu trnytaa..krain biasa aja...skrg tnggal bli DVD nya...truss nnton deh smpe tngah mlemm...psti double srunyaa..hhe..neomu gamsahabnida bwt yg nlis snopsis'a...ckup mmbuat org lain memvisualisasikan drma ini dengan baik...

Anonim mengatakan...

Thx buat sinopsisnya,bikin sinopsis the musical donk soalnya ga jelas subtitle nya jadi gak ngerti cerita nya...ini juga aku kebantu banget jadi ngerti jalan ceritanya gmn....ditgg ya sinopsis the musical nya ada oppa Daniel choi soalnya,sipit2 luchu

ika sasmita zelsya mengatakan...

thanks y buat sinopsisnya,,,
gokil ne drama..

^_^

buat kang hyuk.. cowok cool yg romantis..
sayang dia gak ada pasangan..
ckckk

Anonim mengatakan...

thanx banget buat yang bikin Sinopsis ini..
aku beli dvd nyah dan baru selesai ntn kemaren.. tapi aku gag nyambung krn text nya itu agag ngaco.. pas baca ini jadi ngerti deh kata" nyah..
Kamsahamnida.. ^^

Najmah Fayruz mengatakan...

gumawo ^^_

Anonim mengatakan...

chi soo guanteng buangetttttttttttttttt.......
ihirrr.........

Anonim mengatakan...

so sweet bngeet endingnya ...
gamsahamnida untuk yngg bkiin sinopsisnya

lies puspita mengatakan...

Seru ceritanya ~(ˆ⌣ˆ~)(~ˆ⌣ˆ)~
Thanks yah yang udah buat sinopsisnya ;)

Anonim mengatakan...

Makasi utk sinopsisnya.....ckp mengobati penasaran. Dtunggu sinopsis2 brktnya.. :-)

Norma Suci Lestari mengatakan...

Selesai, gomawo makasih sinopsisnya. Semangat terus untuk judul lainnya

"-('o')-" muaaah

Anonim mengatakan...

keren, thanks sinopsisnya.

MigoMio mengatakan...

makasih udah bikin recapnya :D
tapi kataku akhir-akhirnya jelek. kurang bagus ._.

Anonim mengatakan...

:) :) :) :)
MATA W SMPAI MEMERAH MEMBCA 16 EPISODE
TPI ITU GK JDI MASALAH BUAD KUHH
CERITA NYAAAAAAAA ROMANTIZZZZZZZZZ BGTT ';D HEHEHEHE 100* BCA JGA GK BOSANN :) WKWKWKW
BUAD SINOPSISNYA THXXXXXXX BGTTTTTTTTTT
:) ;D :********************* MUACHHHHHHHHHH

Anonim mengatakan...

Ini amazing 2 hari kelarin baca synop ini byr tau ending.a .

Anonim mengatakan...

ending yang so sweet............
jung il woo memang keren

dera praherda mengatakan...

bagusnyaaa....jadi gag tahan buat liad film nya nee....

Anonim mengatakan...

duuhhhh akhirx ngalah ni ma adiiikkkkk............
tp endingx seneng semua kok....
chi soo emang COOOOOOOLLLLLLL BGT

Anonim mengatakan...

Wow !!!
Aq jga mau donk jd Eun Bi ...

Anonim mengatakan...

chi soo tu imut bgt ^^ apalagi pas main di 49days

Anonim mengatakan...

keren sinopnya

desi hari wijaya mengatakan...

maaf ya ada permintaan nih,,mw g nulis sinop drama the truth,,,emang film lama sih,,,tp aq penasaran bnget,,,,maksih ya,,,,mudah2an bs...hwaiting

Anonim mengatakan...

Akhirnya ... Slesai baca sinopsis eps 16 nya .. Tinggal siap2 senyum 2 nonton serialnya nie...

Anonim mengatakan...

so sweet,,happy ending jg,,
seru bca sinopsisnya.....
mkasih......

heca sanvi mengatakan...

kereeeennnn banget,gua mau beli kaset nya lah :D
sosweet :

Anonim mengatakan...

akhirnya selsei juga tinggal lanjutin nontonnya.makaci!

Anonim mengatakan...

Romantis... Bngt akting oppa q ska. Gomawo

Anonim mengatakan...

yeah Chi Soo dan Eun Bi nyaa~ romantic bangett^^

Anonim mengatakan...

siapapun yang nulis sama posting sinopsis ini , makasih banyak ........

Anonim mengatakan...

haaaaa..... ga suka kalo endingnya kyk gini :'(
ga suka cha chi soo >,<

Anonim mengatakan...

Si Kang Hyuk oppa gimanaaa????
Kyaa, dia itu cowok paling gentle yang ada di drama ini... :(

Ba Wool sama Hyun Woo kocak..

Trus, trus, Eun Bi n Chi Soo juga cocok...

Like this drama deh...
Il Woo oppaaa, Saranghamnidaa....
:D

Anonim mengatakan...

gumawo ,, to u ,,
thank ya ,, udh bwat sinop ni ,,
bwt gw jd ngerti . n' tinggal bedi DVD nya dh ,,
skali lg Thanks ya ...



*merry ,,

Anonim mengatakan...

yuboseyo!!daedan hi kamsahamnida ne sinopsis!




Na-nUn "kim nai jin" ANYONG-HIKYESEYO!...

Anonim mengatakan...

The best sinopsis ever !!!!
Gomawo...

Dinda Nadila mengatakan...

endingnya bagus, sayang kang hyuk ga dapet pasangan,, Tapi yaaa so cool lahhh :D
Jung Il Woo :*

Anonim mengatakan...

Di baca berulang kali pun tetap menarik.. Menggetarka hati..

Tengkyuu.. : )

Anonim mengatakan...

Di baca berulang kali pun tetap menarik.. Menggetarkan hati..

Tengkyuu.. : )

Anonim mengatakan...

Di baca berulang kali pun tetap menarik.. Menggetarkan hati..

Tengkyuu.. : )

Anonim mengatakan...

keren abis ceritanya

Deva Mariza mengatakan...

Keren bgt ceritanya...Jadi pingin liat filmnya lagi...

risnawaty damanik mengatakan...

makasih bwat yg ngetik sinopsinya,,
Ceritanya keren abiss,,
Tinggal nntn dvd nya,,,

Anonim mengatakan...

i like this sinop

IkaYul mengatakan...

sedihnya liat si pilar yang akhirnya sendirian... duhhh padahal ganteng banget oppa lee ki woo :(... tapi senangnya liat chi so happy :)

claudy mengatakan...

Makasih sinopsis nya....

Anonim mengatakan...

katanya yang jadi Chi Soo ntu masuk islam karna berperan sebagai muslim didarama ini, benarkah itu

winda peggy mengatakan...

Happy ending. Poor kang hyuk. Dia ga ada psangannya. Drama kren, ringan, dan menghibur. Top.
Thanks author. Keep writing.

Anonim mengatakan...

Jung il woo oppa cute banget >•< nda bosan meski bca sinop drama ini berulang2 :). Thanks author,smangat terus ya bwt nulis sinopsis^^/ klo boleh tlg buatin sinopsisnya can we get married dong hehehe

Ahmad Riyadi mengatakan...

Keren..kapan ditayangin k tv lokal..tayangin dong pasti tmbah seru..

Anonim mengatakan...

scene yang menunjukan kalau jung il woo berperan sebagai muslim di film ini yang episode berapa

Diana Makiah mengatakan...

mkasih ka... selesai dalam hitungan jam...

Posting Komentar