Pages

14/10/11

CAN'T LOSE EPISODE 8


Ibu Hyung Woo menghambur masuk dan mengusir petugas dari pengadilan, berkeras kalau ia tidak akan bertemu dengan pasangan itu lagi. Ia duduk dengan Hyung Woo dan Eun Jae untuk mendengar semuanya secara langsung daripada ia hanya mendengar sedikit-sedikit dari Go Ki dan So Ju.
Ibu berbicara dengan Hyung Woo yang berusaha menghindari kontak mata dengannya, Hyung Woo kemudian menatap Eun Jae untuk meminta bantuan. Ibu membentaknya, bertanya-tanya kenapa ia menatap Eun Jae ketika ia tidak berbuat salah padanya.
Wah ternyata ibu berada di pihak Eun Jae. Eun Jae mendongak, ia kaget. Ibu terus memarahi Hyung Woo kalau ia sudah bertindak seenaknya sendiri, ia tidak boleh berkata apa-apa lagi dan menyuruhnya menerima kalau ia salah, kemudian meminta maaf pada Eun Jae dan menghentikan semuanya.
Hyung Woo tidak percaya kalau ibu membela Eun Jae dan ibu tidak membantah, “Itu karena aku menikah dengan orang yang persis dirimu, jadi aku tahu bagaimana rasanya.”
Ia berkata pada Hyung Woo kalau ia selalu melakukan apa yang ia inginkan dan ia tahu itu. Eun Jae tersenyum kecil, ia merasa dibenarkan. Hyung Woo hanya memberitahu ibu kalau Eun Jaelah yang ingin bercerai, ia kemudian keluar dari ruangan itu.
 

Ibu duduk disebelah Eun Jae dan memintanya untuk mempertimbangan kembali perceraian itu demi dirinya, karena ia tidak bisa melihat perceraian putranya. Eun Jae hanya menunduk dan meminta maaf, ia berkata kalau mereka berdua itu mempunyai banyak perbedaan.
Ibu menyuruhnya melakukan apa yang diinginkannya dan berpindah ke rencana B
Eun Jae memberitahu Hyung Woo kalau alat perekam itu telah membuatnya kaget dan marah karena secara diam-diam Hyung Woo merekamnya setiap hari. Eun Jae memutuskan kalau ia akan menggunakan email sebagai senjatanya sedangkan Hyung Woo memutuskan kalau ia akan menggunakan Tae Young sebagai kartu asnya.
 

Eun Jae memohon pada Woo Shik untuk menjadi saksi dalam kasus perceraiannya, tapi Woo Shik menolaknya. Ia memberitahunya kalau pernikahan itu sulit, tapi perceraian itu lebih sulit lagi dan ia tidak ingin melihat Eun Jae kesepian.