Pages

29/02/12

PREVIEW EPISODE 17 THE MOON THAT EMBRACES THE SUN

Preview......







credits: www. youtube.com uploaded by tongmodeling

26/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 16


Wol sedang dibawa untuk bertemu dengan Bo Kyung. Wol teringat kalau ia pernah bertanya pada Seol siapa yang menjadi Putri Mahkota setelah ia meninggal. Seol memberitahunya kalau Bo Kyung yang menggantikannya tanpa ada pemilihan ulang. Wol terlihat curiga


Yang Myung masih berbicara dengan adiknya. Mereka saling menatap dengan pandangan marah. Ia berkata kalau ia sedang bersiap untuk menanggalkan status kebangsawanannya dan memilih bersama Wol, “Apa Yang Mulia berani meninggalkan posisi sebagai Raja? Seperti keinginanmu, aku akan meninggalkan gadis itu, tapi apakah Yang Mulia bisa melindunginya menggantikanku?”
Yang Myung bertanya jika Hwon tidak ingin kehilangan apapun, tapi juga tidak ingin melepaskan apa yang tidak bisa dimilikinya, apa yang bisa ia lindungi. Yang Myung terus mencecarnya dengan pertanyaan-pertanyaan sulit yang tidak bisa dijawab Hwon. Yang Myung menyalahkannya karena membuat Wol menjadi penjahat, padahal ia tidak melakukan apapun. Ia sudah memberi Wol penderitaan dan tidak melakukan apapun. Hwon menyuruhnya berhenti. Yang Myung bertanya apa Hwon bisa merelakan Yeon Woo pergi, “Karena aku bisa, tapi apapun yang terjadi, Yang Mulia tidak bisa melakukannya.” Hwon memandang Yang Myung dengan pandangan sedih.


Bo Kyung terlihat ketakutan ketika menatap Wol, ia bertanya kenapa ia ada disini. Dengan tenang Wol menjawab kalau Bo Kyung yang memanggilnya. Bo Kyung tidak percaya dan berkata itu tidak mungkin, tidak mungkin kalau ia (Yeon Woo) ada disini.


Wol melihat Bo Kyung dan mulai sedikit menakutinya, “Heo…Yeon…Woo” Bo Kyung langsung gemetar.  Wol bertanya apa ia sangat mirip dengan Heo Yeon Woo. Banyak orang yang salah mengira, tapi ia adalah peramal Wol. Bo Kyung berkata bahwa itu benar dan menyuruhnya pergi.

24/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 15


Seol sedang berada diluar karena ingin mencari Wol. Ia merasa khawatir memikirkan Wol dan malah bertemu dengannya. Wol menyuruhnya diam dan membawanya ke sebuah kamar. Seol bertanya apa yang terjadi . 


Wol berkata kalau ia pingsan dan ingat masa lalunya. Wol: “ Ketika aku menjadi peramal, kau juga mengingatnya kan? Seol berkata kalau ia tidak ada disana ketika itu terjadi. Wol bertanya kapan Seol datang ke sisinya. Seol berbohong dan berkata kalau ia melarikan diri dari pemiliknya dan ditemukan oleh Nok Young dan datang setelah Wol mendapatkan kekuatan. Wol: “Kenapa kau berbohong. Aku melihatmu ketika aku dikeluarkan dari dalam kuburan.” Seol kaget.
Profesor memberitahu Ibu Suri kalau Wol selamat. Ibu Suri berpikir kalau tidak sia-sia menyimpan Wol disampingnya karena Wol punya kekuatan yang hebat . Ia kemudian bertanya dimana ia mengirim Wol. Profesor teringat bagaimana Wol melaporkan tentang hantu itu. Wol berbohong kalau hantu itu marah ia membutuhkan waktu untuk berdoa untuk roh itu jika tidak maka ia dan orang-orang yang membawanya masuk ke Istana Bulan Tersembunyi akan mendapatkan akibatnya, oleh sebab itu ia meminta untuk di ijinkan pergi ke Seongsucheong untuk melakukannya.
Ibu Suri bertanya apa ia membiarkannya melakukan itu, ia takut kalau Wol akan melarikan diri. Profesor berkata kalau ia menempatkan penjaga untuk mengawasi Wol.


Seol menangis dan minta maaf. Wol berkata kalau ia tidak punya waktu, jadi ia akan memaafkannya nanti. Ia bertanya kenapa Seol menutup mulutnya selama 8 tahun. Seol bercerita kalau orangtuanya memutuskan untuk memberi obat yang bisa menyelamatkannya dari serangan ilmu hitam. Karena keluarga mereka dituduh berkhianat karena menyembunyikan penyakitnya, maka mereka tidak punya pilihan lain selain menghapusnya dari dunia ini. Wol bertanya apa ayahnya tahu kalau ia akan hidup. Seol berkata kalau ayahnya tahu. Ini harus dilakukan untuk menyelamatkan seluruh keluarga dan klannya.

22/02/12

CAN'T LOSE EPISODE 17


Eun Jae kehilangan ayahnya tepat saat ia akhirnya memutuskan untuk berbaikan dengannya dan ia mengeluarkan isi hatinya sambil menangis.Beberapa saat kemudian, setelah ia tenang, ia masuk ke dalam kamar ayahnya. Ibunya menangis dan berkata kalau mereka sudah menunggunya, sedangkan Eun Jae melihat wajah ayahnya dan bertanya-tanya apakah mereka mirip satu sama lain. Ia melihat keanehan dalam kemiripan itu, “Tapi aku tidakm erasa canggung. Aku merasa kalau aku telah sering melihatnya.”
Ia menangis disamping tempat tidur ayahnya dan berkata kalau seharusnya ia bertahan sebentar lagi, “Maaf, aku datang terlambat.”


Setelah pemakaman itu, Eun Jae dan Hyung Woo berhenti di danau supaya Eun Jae bisa mengucapkan selamat tinggal. Ia berteriak di danau itu, dialamatkan kepada ayahnya. Ia berkata kalau ia memaafkannya dan sekarang ia tahu bagaimana wajahnya, ia akan menemuinya dalam mimpinya, “Ketika kita bertemu, kau harus menerimaku apapun yang kulakukan, karena aku akan bertindak kekanak-kanakan dan akan membuatmu kesal.”


Hyung Woo menambahkan janjinya: “Jangan mengkhawatirkan putrimu, Ayah! Aku akan menjaganya!” Eun Jae berteriak lagi, “Selamat tinggal ayah!”
Eun Jae pulang ke rumah dengan mood yang lebih baik dan melihat ibu duduk disana dalam keadaan tertekan bersama Tae Young. Eun Jae menyuruh adiknya untuk menginap dan ia pun segera menyiapkan makan malam.

21/02/12

PREVIEW EPISODE 15 THE MOON THAT EMBRACES THE SUN

Preview.....




  
 Yeon Woo: Seol  ah,  kenapa kau berbohong padaku?

Bo Kyung: Aku akan menunggumu, sampai Yang Mulia memandangku. Aku akan menunggu, tak peduli berapa lama itu.

Bo Kyung: Carikan peramal yang bernama Wol dan bawa dia kemari.

Yeon Woo: Pasti ada persengkongkolan dibalik kematianku. Untuk sekarang, Heo Yeon Woo harus tetap sebagai orang mati.

Woon: Kau tidak boleh pergi ke Hwalinseo

Yang Myung: Jika wanita yang kau cintai dalam kesulitan, sebagai seorang laki-laki kau tidak boleh berpura-pura tidak tahu dan tidak melakukan apapun, kan?

Lee Hwon: Perintah yang kuberikan kepadamu untuk tidak mendekat, apa kau akan menentangnya?

Yang Myung: Yang Mulia!

Lee Hwon: Hyungnim!








Credit: www.youtube.com dan kilaala @ soompi.com

20/02/12

CAN'T LOSE EPISODE 16


Eun Jae pulang ke rumah sendirian dan menangis. Ia merasa iri dengan Woo Shik dan putrinya yang sudah berbaikan. Pada saat yang sama, Hyung Woo dan Seok Hoon saling menantang, kalau mereka tidak akan menyerah untuk mengejar Eun Jae.
Hyung Woo pulang ke rumah dan menceritakan penyesalannya karena bertengkar dengan Eun Jae dan tidak memperlakukannya dengan baik ketika ia masih bersamanya. Ia mendesah kalau ternyata ia tidak begitu mengenalnya seperti yang ia pikirkan, tapi sekarang ia sudah kehilangan kesempatan untuk memperbaikinya karena Eun Jae meminta waktu untuk sendiri.
Dengan sedih ia berkata kalau ia akan membawa Eun Jae dalam kantongnya kalau ia bisa, hanya untuk melindunginya. Go Ki: “Bukankah ia….sedikit besar untuk dimasukkan ke dalam kantong….?
Eun Jae tidak bisa tidur. Ia hanya berbaring dengan gelisah dan Hyung Woo menelponnya. Eun Jae sebenarnya malas mengangkatnya dan mengatakan kalau apapun yang akan dikatakan Hyung Woo, ia tidak akan menjenguk ayahnya 


Hyung Woo meyakinkannya kalau ia menelponnya karena ia tahu kalau Eun Jae tidak bisa tidur dan berpura-pura kalau ia sedang ingin bernyanyi, jadi apakah Eun Jae mau mendengarkan nyanyiannya?
Ia mengunci diri di toilet dan menyanyi lagu balada untuk Eun Jae. Di luar, Go Ki dan Woo Shik mendengarkan nyanyiannya. Mereka memuji suara Hyung Woo dan kemudian tertidur.
Ia bernyanyi sampai Eun Jae tertidur dan berkata padanya, “Mimpilah yang indah dan jangan menangis malam ini.”


Malam itu, Eun Jae bermimpi hal yang sama. Ia bermimpi ia menjadi gadis kecil dan memanggil ayahnya yang tidak pernah menengok ke belakang dan meninggalkannya. Tapi kali ini Hyung Woo ada disana dan ia  menghibur Eun Jae kecil, menghapus air matanya dan memberitahunya kalau mereka akan bertemu lagi suatu hari dan memintanya untuk tumbuh dengan baik sampai hari itu tiba.
Ia terbangun dan terguncang karena mimpinya terasa nyata. Ia bertanya-tanya apa artinya itu.

18/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 14


Di halaman tempat Wol disiksa, seseorang berkata kalau Wol bersalah karena telah menggoda seorang anggota kelauarga kerajaan (Yang Myung), ia telah diputuskan untuk di usir dari istana untuk merawat orang yang sakit. Ia menjahit tanda pezina di pakaiannya.
Ibu Suri dan Hwon berbicara tentang teh. Hwon pura-pura tersenyum dihadapannya.  Ibu Suri berkata kalau teh itu bisa membuat badannya hangat. Hwon berkata kalau teh itu mirip dengan neneknya. Ia berkata kalau Ibu Suri sudah banyak membantunya. Ibu Suri memastikan kalau ia mengingatkan  Hwon berhutang padanya. Hwon membenarkan. Ibu Suri kemudian berkata kalau ia menginginkan sesuatu, maka Hwon harus mendengarkannya.


Para menteri bertemu dengan Hwon. Mereka memberitahu Raja tentang gerhana yang akan datang, juga upacara yang akan dilaksanakan di halaman istana. Mereka menyarankan pada raja untuk berhati-hati karena gerhana adalah peristiwa besar dari surga.
Hwon setuju untuk berhati-hati. Para Menteri juga memnginformasikan kalau Wol akan dikirim ke Seohwalinseo sehari sebelum gerhana dan Yang Myung juga harus dihukum secara terpisah. Hwon menjadi marah karena Yang Myung sudah dinyatakan tidak bersalah, kenapa ia tetap dihukumMereka berkata kalau Menteri Perang sudah mengirim orang agar Yang Myung tidak keluar dari rumahnya.


Penjaga menahan Yang Myung yang ingin keluar, Yang Myung pun bertanya kenapa mereka melakukan ini, “Apa kau ingin mati?” Mereka memberitahunya kalau ini perintah kerajaan, ia dilarang keluar dari rumahnya.
Yang Myung menjadi marah dan tidak percaya Hwon melakukan ini padanya.

17/02/12

PREVIEW EPISODE 14 THE MOON THAT EMBRACES THE SUN

Preview.....





 
Seol: Ia akan dibawa ke Seohwalinseo. Ini akan jadi terakhir kalinya.

Penjaga: Ada perintah untuk menahanmu supaya tidak masuk.

Woon: Pedang yang kau gunakan dalam kemarahan sangat berbahaya, tapi menggunakannya atas nama cinta itu akan lebih berbahaya.

Ibu Yeon Woo: Yeon Woo! Yeon Woo Ya!

Bo Kyung: Kau adalah cinta pertamaku, Yang Mulia. Kau lebih tahu dari aku, jadi bagaimana kau bisa begitu kejam padaku?

Lee Hwon: Aku tidak memandangmu (Wol), aku sedang memandanginya (Yeon Woo), Jadi sekarang kau bisa pergi jauh dariku…..




Credits: www.youtube.com uploaded by alizamehayu
 

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 13


Bo Kyung berkata apapun yang Hwon katakan, ia tetap istrinya. Hwon menarik Bo Kyung mendekat dan berkata, “Kau tidak bisa mendapatkan cintaku, tapi kau masih ingin menjadi ibu raja berikutnya. Untukmu, aku akan melepas jubahku sekali.”


Hye Gak sedang membaca mantra dan menulis huruf berwarna merah kemudian berdoa. Sedangkan Nok Young berdoa dengan peramal yang lain, ia tiba-tiba merasa ada kekuatan aneh. Janshil mulai tersedak dan kesulitan bernapas, sedangkan Hye Gak membakar sebuah kertas.


Hwon membalik Bo Kyung pada punggungnya. Bo Kyung menangis dan berkata kalau ia juga seorang wanita. Daripada memperlakukannya sebagai seorang musuh, bukankah seharusnya Hwon memperlakukannya seperti seorang wanita yang membutuhkan cinta. Tiba-tiba Hwon mencengkeram dadanya dan pingsan. Bo Kyung bertanya kenapa Hwon melakukan ini lagi ( ia mengira kalau Hwon berpura-pura). Hwon berhenti bergerak. Bo Kyung mencoba menyadarkannya dan berteriak meminta pertolongan.

14/02/12

PREVIEW EPISODE 13 THE MOON THAT EMBRACES THE SUN

Preview 13.........




Nok Young:  Apa kau bilang, pengkhianatan tingkat tinggi?

Menteri Yoon: Ia jatuh cinta pada raja. Untuk memastikan kalau ia mendapatkan cinta raja untuk  dirinya sendiri, ia mengucapkan mantra jahat supaya malam penyempurnaan tidak berhasil.

Hyung Sun: Jika kau ada dipihaknya, maka kau akan kehilangan segalanya. Kau harus menyingkirkan satu hal…….

Yang Myung: Aku berbeda darimu, Yang Mulia. Aku bisa membuang semua yang kumiliki untuk mendapatkan hal yang paling berharga. Jadi aku datang untuk meminta sesuatu. Tolong, berikan dia….

Lee Hwon: Ku bilang itu tidak mungkin! Tidak mungkin!

Woon: Apa rencanamu untuk melindunginya.

Lee Hwon: Apa yang kalian sedang lakukan!


credit: www.youtube.com by fiercepop

CAN'T LOSE EPISODE 15


Eun Jae heran kenapa mereka berdua sudah saling mengenal. Hyung Woo bertanya kenapa Seok Hoon ada disini, Seok Hoon berkata kalau ia ingin melihat tempat kerja Eun Jae Hyung Woo mempersilahkannya masuk. Hyung Woo dan Seok Hoon duduk sambil saling memandang, mereka ingin menunjukkan siapa yang berhak. Sedangkan Eun Jae bingung melihat tingkah keduanya. Baik Hyung Woo maupun Seok Hoon terlalu terhanyut sehingga mereka tidak menyadari kalau Eun Jae meninggalkan mereka.
Para staff Hope bertanya-tanya apa maksudnya ini. Hyung Woo mungkin sudah menikah dengan Eun Jae selama setahun, tapi Seok Hoon sudah mengenal Eun Jae selama 5 tahun dan berpacaran dengannya selama 3 tahun. Woo Shik juga mengenal Seok Hoon dengan baik sehingga ia tahu kalau Seok Hoon juga benci kalah. Ia tidak akan mundur dengan mudah dan itu bukan berita bagus bagi Hyung Woo. Hyung Woo tetapa terlihat tenang dan terus bekerja, tapi kakainya terus bergerak yang menandakan kalau ia sedang gelisah.
Di atap, Eun Jae terlihat muram. Ia pun bergumam, “Kenapa kau tidak datang padaku?” Deuk Hee datang dan memberitahu kalau Seok Hoon sudah pergi. Ketika Eun Jae bertanya apa yang dilakukan Hyung Woo. Deuk Hee menjawab kalau  Hyung Woo sedang bekerja, jika ia ingin bertemu dengannya, ia harus turun dulu. Eun Jae heran, “Bagaimana ia bisa bekerja dalam suasana seperti ini?”


 Hyung Woo menjelaskan pada Eun Jae bagaimana ia bertemu dengan Seok Hoon dan terlanjur mendoakannya supaya ia bisa mendapatkan mantan pacarnya lagi. Eun Jae memberitahunya kalau ia tidak tertarik pada mantan pacarnya, dan berusaha menenangkan Hyung Woo.
Di luar, Eun Jae mengingat kata-kata Hyung Woo kalau Seok Hoon masih punya perasaan padanya. Ia mendesah, ‘Ternyata ia belum melupakanku. Kenapa ia masih menyimpan perasaan seperti itu?”
Tapi Go Ki menggoyangkan kepercayaan diri Hyung Woo dengan memberitahunya kalau wanita lemah jika bertemu lagi dengan mantan pacarnya. Ia memperingatkan, jangan meremehkan kekuatan kenangan. Wanita suka menyimpan kenangan indah dan mengingatnya ketika mereka lemah.


Kata-kata Go Ki membuat Hyung Woo berkhayal. Ia membayangkan Eun Jae dan Seok Hoon sedang berpacaran. Mereka berjalan-jalan, makan kemudian belajar naik sepeda. Go Ki menyadarkannya dan memberitahu kalau Seok Hoon orang yang tidak suka kalah. Hyung Woo menyahut kalau ia akan mempertahankan Eun Jae apapun yang terjadi.

11/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 12


Setelah melihat Hwon dan Wol, Yang Myung berbalik dan berjalan sendirian. Ia berkata dengan keras pada orang yang mengikutinya,”Sudah berapa lama kau tahu." Woon menghampirinya. Woon berkata kalau Wol sangat mirip dengan Yeon Woo. Yang Myung bertanya, “Apa Raja berkata kalau ia sangat mirip dengan Yeon Woo? Apa ia menyuruhmu untuk merahasiakannya dariku? Kau benar-benar sudah menjadi orangnya.” (Woon ada dipihak Hwon sekarang). Woon terlihat sedih tapi ia tidak bisa membantah.


Hwon dan Wol berjalan bersama setelah mereka selesai menonton pertunjukkan boneka. Hwon, “Terimakasih, aku sudah melihat pertunjukkan itu dengan baik.” Wol: “Baguslah.” Hwon mengeluh tentang jalan ceritanya. Seorang rakyat biasa tidak tahu kalau ia Raja dan jatuh cinta padanya, “Aku harus membunuh orang yang membuat cerita menggelikan seperti itu.” Wol menjelaskan: “Karena itulah manusia. Bagaimana mungkin hal-hal yang terjadi diantara dua orang manusia bisa dijelaskan dengan akal sehat dan logika?”
 Hwon berkata kalau ia masih merasa geli dan berjanji akan membayar hutangnya. Ia tidak suka berhutang pada seseorang. Ia kemudian menambahkan kalau mereka akan segera bertemu lagi. Hwon pergi, Wol menatapnya dan berkata dengan sedih, “Aku tidak bisa bertemu denganmu hari ini. Aku akan meninggalkan Seongsucheong.”


Wol berbalik setelah Hwon pergi, tapi Yang Myung kemudian datang. Ia berkata kalau ia sudah mengirim Janshil kembali ke Seongsucheong. Wol akhirnya tahu kalau Yang Myung yang merawat Janshil. Ia memberitahunya bagaimana Janshil mendeskripsikan dirinya, “Jadi kau pria yang berjiwa bebas yang dibicarakannya. Aku khawatir kalau dia bertemu dengan orang jahat.” Yang Myung menjawab: “Karena aku pria tampan yang keren, apa aku layak untuk ditangkap?” 

10/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 11


Wol sedang berjalan menuju tempat Hwon. Tiba-tiba Yang Myung menghadangnya dan menariknya ke samping sebuah bangunan. Ia memegang bahu Wol dan berkata, “Katakan padaku, apa kau mengenaliku?” Para penjaga berteriak, “Siapa dirimu!” dan menarik Yang Myung menjauh dari Wol. Para penjaga bertanya sekali lagi. Yang Myung berkata kalau ia Pangeran Yang Myung dan menyuruh mereka mundur
Nok Young muncul dan menghentikannya. Ia menyuruh penjaga untuk membawa Wol pergi. Yang Myung menyuruh mereka berhenti, tapi penjaga itu tetap menarik Wol .
Yang Myung bertanya pada Nok Young apa ia tahu siapa dirinya.
Di tempat lain, Hwon berpikir apakah mungkin Wol itu adalah Yeon Woo. Ia memikirkan hal itu setelah melihat surat mereka berdua. Wol akhirnya tiba di kamar Raja, ia pun masuk ke dalam. Sedangkan  Hwon memandangnya dengan tajam.


Nok Young dan Yang Myung sedang berdebat. Nok Young memberitahu Yang Myung kalau seharusnya ia tidak melakukan hal ini, “Ia hanya jimat hidup yang menyerap energi buruk.” Bagaimana ia bisa punya perasaan padanya.
Yang Myung: “Itu tidak masalah, keberadaanku tidak lebih dari sepotong kertas.”
Nok Young: “Sebagai seorang peramal, Saya hanya menyampaikan keinginan Tuhan.”
Yang Myung: “Masalah ini bukan Tuhan yang memutuskan. Aku akan memutuskannya sendiri.”
Nok Young: “Kau membuatnya dalam masalah……Jangan mencarinya, jika peduli padanya. Menjauhlah darinya.
Tanpa mereka tahu, Woon ada didekat mereka dan menyaksikan semuanya.


Di kamarnya. Lee Hwon menginterogasi Wol. Ia bertanya, “Jawab aku!Dimana kamu lahir?” Wol menjawab kalau ia dengar ia lahir jauh dari kota. Hwon bertanya lagi apa ia tinggal di Oh Nyang (tempat mereka bertemu sebelumnya)selama ini. Wol mengaku kalau ia terus hidup berpindah pindah bersama Nok Young. Hwon kemudian menanyakan tentang keluarganya dan apakah ia yatim piatu.

07/02/12

PREVIEW THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 11


Preview episode 11
 
 
 
Nok Young: Apa kau serius, mau meninggalkan Seongsucheong?
 
Wol: Aku sadar kalau tidak ada yang bisa kulakukan untuknya.
         Aku bukan orang yang diperlukannya.
 
Nok Young: Shaman yang tidak punya kekuatan.
 
Bo Kyung: Almarhum Yeon Woo
 
Nok Young: Anak itu
 
Bo Kyung: Ia sangat mirip dengan Heo Yeon Woo
 
Hwon: Ayahnya akan segera membawakan obat untuknya dan ia tidak bisa melihatku lagi?
 
Janshil: Orraboeni, aku ingin memberimu, paling tidak satu hal 
 
Yang Myung: Karena dirimu, aku merasa sangat menderita, tapi karena dirimu juga, aku merasa bahagia.
 
Hwon: Aku ingin menjaganya, tapi aku tidak bisa.
           Ada banyak hal yang ingin kukatakan padanya, tapi aku tidak bisa.
           Kalau aku sangat menyukainya.......




credit: www.youtube.com uploaded by tonightstays
 


JADE PALACE LOCKHEART EPISODE 24


Setelah kembali ke istana Yinsi langsung menemui Qing Chuan. Karena capek ia pun beristirahat di bahu Qing Chuan. Qing Chuan berpikir apa ia begitu berharga karena Yinsi harus menunggang kuda tiga hari tiga malam hanya untuk dirinya.
Selir Xi benar-benar balas dendam pada Qing Chuan. Ia membuat Qing Chuan kecapekan dengan menyuruhnya melakukan banyak hal.


Ketika Qing Chuan menuangkan teh, Selir Xi melihat Yinsi, Yin’e dan Yinthang. Ia pun meminta Qing Chuan untuk memapahnya. Ditengah jalan, ia pura-pura tersandung dan terjatuh. Selir Xi mengerang dan mengeluh kalau perutnya sakit, Yinsi dan saudaranya segera menolongnya. Ia kemudian meminta Yinsi memapahnya kembali ke istana dan Yinthang disuruhnya memanggil tabib. Qing Chuan mengikuti mereka dengan lemas. Ia kehabisan tenaga dan juga takut kalau sesuatu terjadi pada Selir Xi.
Sesampai di istana Ciu Xiu, ia meminta semua orang pergi karena ia ingin berbicara dengan Yinsi. Semua masih mengkhawatirkan kesehatan Selir Xi, tapi Selir Xi berkeras kalau ia akan baik-baik saja.


Ia kemudian berkata pada Yinsi kalau nasib Qing Chuan ada ditangannya. Hanya dengan menggerakkan jari, maka nyawa Qing Chuan akan melayang dalam hitungan detik. Walaupun sekarang ia mengandung, ia belum tahu jenis kelamin anaknya, sehingga ia tidak tahu apa ia bisa bersandar padanya. Ia meminta Yinsi untuk menjadi Kaisar. Sayangnya ada Consort Liang diantara mereka, Yinsi heran, apa hubungannya dengan ibunya.

04/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 10


Hwon menyuruh Wol untuk menyembuhkan rasa sakitnya dan memintanya berkata kalau ia bisa melakukannya. Wol berkata kalau ia akan melakukan yang terbaik. Hwon menyuruhnya untuk mengangkat wajahnya dan menatapnya.


Wol pelan-pelan mengangkat wajahnya…..Bo Kyung membuka pintu dan melihat Hwon dan Wol yang sedang melihat satu sama lain. Ia sangat kaget melihat Hwon menatap wajah Wol. Woon datang di belakangnya dan menutup pintu. Ia menatap Woon dengan marah dan berjalan pergi.
Bo Kyung mendekati Hyung Sun dan berpura-pura tersenyum serta mengatakan kalau ia hanya ingin mengecek kesehatan Raja. Ia meminta Hyung Sun untuk tidak mengatakan apapun pada Hwon. Setelah Bo Kyung pergi, Hyung Sun menghela napas lega.


Hwon memanggil Hyung Sun dan menyuruhnya memanggil dokter kerajaan untuk memeriksa keadaan Wol. Hyung Sun berusaha menjelaskan kalau dokter kerajaan tidak boleh memeriksa seorang peramal, ia hanya boleh memeriksa anggota keluarga kerajaan. Hwon berkata kalau Wol adalah jimat yang menghisap energi buruk dari dirinya, jika ia sakit, maka akan berefek padanya. Hyung Sun masih ragu-ragu, tapi Hwon tetap memerintahkannya, Hyung Sun pun tak punya pilihan lain, ia pun pergi untuk memenuhi perintahnya. Di luar, Woon berbicara dengan seorang kepala penjaga. Penjaga itu memberikan sebuah surat, ia menemukannya di tubuh Wol ketika ia menggeledahnya. Woon pun membaca surat itu.