Pages

17/02/12

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 13


Bo Kyung berkata apapun yang Hwon katakan, ia tetap istrinya. Hwon menarik Bo Kyung mendekat dan berkata, “Kau tidak bisa mendapatkan cintaku, tapi kau masih ingin menjadi ibu raja berikutnya. Untukmu, aku akan melepas jubahku sekali.”


Hye Gak sedang membaca mantra dan menulis huruf berwarna merah kemudian berdoa. Sedangkan Nok Young berdoa dengan peramal yang lain, ia tiba-tiba merasa ada kekuatan aneh. Janshil mulai tersedak dan kesulitan bernapas, sedangkan Hye Gak membakar sebuah kertas.


Hwon membalik Bo Kyung pada punggungnya. Bo Kyung menangis dan berkata kalau ia juga seorang wanita. Daripada memperlakukannya sebagai seorang musuh, bukankah seharusnya Hwon memperlakukannya seperti seorang wanita yang membutuhkan cinta. Tiba-tiba Hwon mencengkeram dadanya dan pingsan. Bo Kyung bertanya kenapa Hwon melakukan ini lagi ( ia mengira kalau Hwon berpura-pura). Hwon berhenti bergerak. Bo Kyung mencoba menyadarkannya dan berteriak meminta pertolongan.



Wol berterimakasih pada Yang Myung karena sudah memperlakukan seorang peramal seperti manusia dan juga wanita, karena ingin membawanya pergi keluar dari kekacauan ini.  Wol: “Aku tidak bisa memberimu perasaan yang lain, kecuali rasa terimakasih.”
Yang Myung bertanya apa Wol menyukai orang lain. Wol berkata kalau seorang peramal tidak boleh jatuh cinta, karena, “Kami hanyalah sebuah mangkuk yang harus diisi dengan energi Tuhan dan hal yang lain tidak boleh mengisi mangkuk itu.”
Yang Myung berkata walaupun ia seorang peramal, ia juga seorang manusia dan bertanya,”Apa tidak ada seorangpun yang bisa menggerakkan hatimu?” Tatapan Wol berubah, tapi ia tidak menjawab.
Janshil datang dan memberitahu Wol kalau Raja pingsan dan mereka memanggilnya. Wol langsung berlari meninggalkan Yang Myung yang berpikir kalau seharusnya jika ia mangkuk kekuatan mistis, maka ia tidak boleh membiarkan orang lain melihat ke dalamnya.


Dokter memeriksa denyut nadi Hwon, sedangkan Hyung Sun menangis. Semua Profesor departemen Physiognomy juga ada. Wol datang dan dimarahi oleh para professor tersebut karena tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. Wol melihat Hwon dan menangis. Ketika ia duduk disampingnya, keadaan Hwon langsung membaik. Dokter kaget melihat perubahan itu.


Wol duduk disamping Hwon sambil menangis dan merasa khawatir. Gong dipukul dan Wol akan pergi ketika Hwon meraih tangan Wol dan membuka matanya. Ia bertanya, “Apa kau khawatir?” Wol mengangguk dan berkata kalau ia khawatir. Hwon bertanya kenapa ia khawatir. Wol berkata kalau ia mengkhawatirkan semuanya. Hwon bertanya apa ia khawatir Hwon akan memeluk wamita lain. Hwon meminta Wol untuk berada disisinya sampai pagi, “Jika kau ada disisiku, aku bisa tidur dengan nyaman. Wol berkata kalau ia akan melakukannya. Hwon pun tersenyum dan menutup matanya.
Polisi menyelidiki kejadian itu. Para Profesor mencoba menyalahkan dokter. Dokter membantah kalau itu kesalahannya. Penjaga bertanya kenapa Raja pingsan jika kesehatan dan tanggalnya tidak masalah. Profesor berkata kalau mereka juga sangat bingung. (bengawanseoul.com)Profesor yang lain mengatakan kalau ada sesuatu yang terjadi semalam. Ia merasakan sesuatu yang aneh. Seperti ada kekuatan yang masuk ke dalam istana.  Mereka berpikir ada seseorang yang mencoba menyakiti Raja.
Ibu Suri bertemu dengan Ratu Han. Ratu Han memberitahunya kalau Hwon mulai membaik. Ibu Suri khawatir tentang Hwon dan Bo Kyung pasti shock setelah kejadian semalam.


Ibu Suri dan Ratu Han bertemu dengan Bo Kyung. Bo Kyung menyalahkan dirinya sendiri. Ia berkata kalau ia bermimpi, tentang seorang gadis . Gadis itu berpakaian putih dan berkata kalau ia akan mengantar Raja tidur adalah tanggungjawabnya dan Bo Kyung tidak akan memperoleh putra dari Raja. Bo Kyung mulai menyebut jimat hidup, tapi Ratu Han berkata kalau Hwon tidak tahu keberadaan jimat hidupnya . Bo Kyung berkata kalau Raja tahu tentang jimatnya dan ia punya perasaan pada jimat itu dan selalu menyuruhnya berada disisinya. Ibu Suri dan Ratu Han kaget, sedangkan Bo Kyung tersenyum pada dirinya sendiri.


Para menteri membicarakan apa yang orang lain akan pikirkan ketika mereka tahu Raja menyimpan seorang wanita disisinya. Jika Raja membantahnya, Wol yang akan disalahkan karena menggunakan kekuatan mistisnya untuk menghalangi Raja tidur dengan Ratu. Mereka mencoba memikirkan bagaimana menggunakan hal ini untuk kepentingan mereka. Mereka bertanya apa yang harus mereka persiapkan. Menteri Yoon berkata kalau mereka harus mempersiapkan agar peramal itu memberikan jawaban yang tepat.
Gadis peramal yang lain bertanya-tanya kenapa itu terjadi pada Raja ketika ia bersama Ratunya.  Awalnya, mereka menduga kalau Raja berpura-pura, karena ia tidak bisa melupakan cinta pertamanya. Yang lain membantah karena itu sudah 8 tahun yang lalu. Salah seorang gadis berpikir kalau rumor itu benar. Gadis yang meninggal itu mengganggu mereka. Kadang-kadang kau bisa mendengar suara tangisan dari istana tempat Yeon Woo dulu tinggal. Wol mendengarnya dan teringat kalau ia pernah melihat kamar  dimana ia tinggal ketika ia masih kecil.


Hong Kyu Tae sedang berbicara dengan seorang pria tua. Dokter yang didatangkan ketika Yeon Woo sakit. Dokter itu berkata kalau Yeon Woo baik-baik saja. Keadaannya sangat normal. Anehnya setelah beberapa lama ia meninggal, badannya tetap terasa hangat. (bengawanseoul.com)Kyu Tae terlihat curiga.


Min Hwa sedang berjalan dengan ibu Yeom. Ibu menginginkan agar Min Hwa minum obat supaya  bisa memperoleh anak. Min Hwa berbisik pada dokter itu apa ia bisa memberikan tonik penambah tenaga pada suaminya. Ibu melihat tanda di pintu masuk. Ia biasa mengukur tinggi Yeon Woo disini dan bertanya-tanya jika ia masih hidup berapa tingginya sekarang. Dokter tua itu berkata kalau kerabat jauhnya baru saja dari sini dan menanyakan Yeon Woo. Min Hwa terlihat gelisah.


Wol mengulang kata, “ Bangunan Bulan Tersembunyi….Putri Mahkota….Putri Menteri Heo….Yeon Woo….Heo Yeon Woo.”. Ia kemudian teringat Hwon memanggil namanya , juga ibu yang memanggilnya. Matanya mulai membesar.  Tiba-tiba ada perintah agar Wol keluar.
Wol keluar dan Kyu Tae bertanya apa ia peramal yang bernama Wol. Ia kemudian memberitahu namanya dan membawa Wol pergi. Wol bertanya kenapa ia melakukan ini?


Janshil dan Seol berjalan pulang. Mereka melihat Wol dibawa pergi. Penjaga berkata kalau Wol dituduh berbuat kejahatan (seperti pengkhianatan). Seol berkata kalau itu tidak mungkin. Seol menyuruh Janshil untuk pergi memberitahu Nok Young dan menolong Wol. Janshil merasa sangat bingung karena Nok Young sedang tidak berada di Seongsucheong.


Nok Young pergi mencari Hye Gak dan bertanya kenapa ia melakukan ini. Hubungan antara Wol dan Raja harus rusak. Tapi Hye Gak berkeras kalau tempat disisi Raja adalah milik Wol dan hubungan mereka harus tetap dijaga.
Nok Young berkata kalau mereka sudah melewati titik dimana mereka tidak  bisa kembali ketika ia memutuskan untuk menyelamatkan hidup Yeon Woo. Tapi Hye Gak berpendapat kalau itu tindakan untuk menyelamatkannya dan semuanya harus diberi kesempatan untuk kembali ke tempatnya yang sah.
Hye Gak memberitahunya, belum terlambat jika  ia menyerah. Nok Young berkeras kalau ia sudah berbuat terlalu jauh untuk berbalik lagi.


 Wol sedang di interogasi oleh seorang polisi. Ia bertanya kemana dia ketika Raja sakit. Wol berkata kalau ia berada di Seongsucheong. Polisi itu bertanya apa ia bersama seseorang. Wol teringat Yang Myung tapi berbohong kalau ia sendirian .
Ketika polisi itu bertanya bagaimana ia bisa membuktikan hal itu, ia memegang kerah Wol, sehingga Wol menyuruhnya melepaskannya. Polisi itu akan memukul Wol karena ia sudah berbuat lancang, tapi Kyu Tae  menghentikannya. Menteri Yoon masuk dan menyuruh polisi itu berhenti. Ia ingin berbicara dengan Wol dan menyuruh mereka pergi.
Nok Young mendengar kalau Wol ditangkap karena melakukan kejahatan dari Janshil. Ia sangat khawatir dan gemetar.


Menteri Yoon berkata kalau seseorang sudah mengcoba menyerang Raja dan ada seseorang yang harus disalahkan, tidak peduli siapa orang itu. Ia berkata kalau Wol harus menahan siksaan yang tidak pernah ia pikirkan sampai ia mengaku. Ia kemudian akan dihukum mati. Tapi jika ia mau mengubah jawabannya, Menteri Yoon akan membiarkannya hidup.
Wol bertanya apa yang diinginkannya. Menteri Yoon berkata kalau Wol harus mengaku kalau ia punya hubungan rahasia dengan Raja dan mengganggu malam penyempurnaannya dengan Ratu, ia juga harus mengaku kalau ia mengucapkan mantra untuk membahayakan kesehatan Raja. Wol langsung membantah dengan sungguh-sungguh.
Menteri Yoon: “ Itu bukan jawaban yang tepat.”
Kesepakatan yang sebenarnya adalah: jika Wol mengakui kalau itu yang terjadi, ia akan selamat, tapi jika tidak, ia harus menjalani siksaan dan hukuman mati. Wol pun gemetar.


Seol menunggu Nok Young. Seol berkata kalau mereka belum bisa menemui Wol. Nok Young melihat Menteri Yoon, ia pun segera bersembunyi. Menteri Yoon berpikir kalau ia pernah melihat Wol disuatu tempat sebelumnya karena wajahnya terlihat familiar.


Nok Young bertemu dengan Wol. Nok Young bertanya apakah tubuh Wol baik-baik  saja. Wol, “Sampai saat ini aku baik-baik saja.” Wol bertanya bagaimana keadaan Raja. Nok Young berkata apakah itu masalah jika hidupnya sedang terancam. Wol memberitahunya kalau ia tidak bisa keluar dari situasi ini. Ia tidak ingin Raja mendapatkan masalah hanya karena dirinya. 


Nok Young bertanya ia mengkhawatirkan keadaan Raja sekarang. Wol ingin mengorbankan dirinya untuk membantu Raja tapi Nok Young berteriak padanya kalau ia mengorbankan diri, apakah Raja akan bahagia. Wol khawatir kalau Raja menderita dan menyalahkan dirinya. Wol, “ Aku tidak bisa melindunginya lagi. Apa yang harus kulakukan? Bagaimana aku bisa menjaga Raja dan diriku?”
Dokter memberi Hwon obat. Hyung Sun mengetahui keadaan Wol dan terlihat shock. Hwon pun bertanya apa yang telah terjadi. Hyung Sun menjawab kalau Wol ditangkap polisi karena dituduh menyerang kesehatan Raja dengan menggunakan sihir.
Yang Myung sedang berkemas-kemas. Pelayannya bertanya apa ada sesuatu yang terjadi sehingga ia harus bepergian lagi. Yang Myung berkata kalau ia harus berkeliaran seperti angin lagi. Pelayannya meminta supaya ia cepat kembali.


Yang Myung keluar dan melihat Janshil ada disana. Janshil berkata ada kejadian besar. Ini tentang Wol. Yang Myung meminta maaf karena ia akan bepergian. Janshil berteriak kalau Wol telah ditangkap dan bertanya apakah Yang Myung bisa menolongnya, hanya kali ini. Yang Myung, “Ini tidak ada hubungannya denganku.”


Menteri Yoon bertanya-tanya dimana ia pernah melihat Wol. Menteri yang lain berkata kalau ia pernah salah paham dengannya. Menteri Yoon tersenyum karena ia ingat bagaimana Hwon dan Wol melarikan diri bersama. Para penjaga mengikat kaki Wol.


Hwon datang dan berteriak, “Apa yang sedang kalian lakukan?” Hwon bertanya pada Menteri Yoon bagaimana ia bisa melakukan ini tanpa persetujuannya. Menteri Yoon meminta kepada Raja untuk membicarakannya setelah mereka berganti tempat karena banyak yang melihat. Hwon memandang Wol, tapi Wol melihat kearah lain. Hwon kemudian melihat kaki Wol yang diikat. Ia menjadi sangat marah.
Hwon bertemu dengan para menterinya. Mereka berkata kalau mereka ingin mencari tahu  tentang yang sebenarnya, oleh karena itu mereka menangkapnya walaupun mereka masih kekurangan bukti. Wol sudah memantrai malam penyempurnaan perkawinannya dan mencoba menyakitinya. Hwon berkata kalau ia ingin menginterogasinya secara langsung, tapi mereka tidak memperbolehkan, terlalu berbahaya. Hwon berteriak, kenapa mereka berani menentang perintah kerajaan. Menteri Yoon menunjukkan kalau Hwon tidak bisa memikirkan dirinya sendiri dalam masalahnya ini. Jika para sarjana tahu, maka mereka akan menganggap kalau Hwon bukan Raja yang baik.


Dikamarnya, Hwon meneriakkan nama Menteri Yoon dengan  marah. Ia berdiri untuk pergi, tapi Hyung Sun, “Sebelum kau jadi pria, kau adalah seorang Raja, Mereka tidak peduli dengan gadis itu.” Hyung Sun berkata kalau Hwon menyelamatkan Wol, maka rakyatnya akan kehilangan Raja. Hwon harus melepaskan Wol. Hyung Sun berpikir kalau Wol bisa mencari jalan keluar karena ia gadis yang pintar.


Wol disiksa dan berteriak kesakitan. Semua orang merasa kasihan, kecuali Menteri Yoon yang merasa senang. Akhirnya ia mengangkat tangannya supaya penjaga menghentikan pukulannya.
 Menteri Yoon menanyainya lagi kenapa ia membuat Raja sakit. Tapi Wol berkata dengan gigi terkatup berapa kalipun ia bertanya, jawabannya tetap sama kalau ia tidak pernah melakukannya. 


Menteri Yoon mendekatinya, ia pun berkata kalau ia sudah memberinya jalan keluar, tapi ia tidak mau mengambilnya. Menteri Yoon memerintahkan agar Wol disiksa sampai ia mau mengaku.


Nok Young meminta Ibu Suri untuk menyelamatkan Wol. Nok Young memberitahu Ibu Suri kalau Wol tidak punya kekuatan untuk melakukan itu. (bengawanseoul.com)Ia tidak punya keterampilan untuk membuat mantra.
Ibu Suri menuduh Nok Young menggunakan Wol untuk menggoda Raja dan memperoleh kekuatan politis. Tuduhannya membuat Nok Young marah. Ia bertanya jika Ibu Suri begitu tidak mempercayainya, kenapa ia mempercayakan pembunuhan Putri Mahkota  8 tahun yang lalu kepadanya.
 Ibu Suri bertanya apa Nok Young mengancamnya. Nok Young  meminta pengampunan untuk Wol karena ia sudah banyak berkorban untuk Ibu Suri. Nok Young mengancam akan memberitahu kejadian 8 tahun yang lalu pada Raja. Ibu Suri menjadi pucat. Hwon datang dan Nok Young memberi hormat serta memperkenalkan dirinya kemudian pergi. Di luar, Nok Young berusaha menahan airmatanya.


Hwon memohon pada ibu Suri untuk menghentikan semua ini. Ibu Suri bertanya apa Hwon menyukai peramal itu. Hwon berkata kalau ia seorang pria. Ia tertarik padanya, tapi tidak serius karena ia tahu kedudukannya. Sebagai seorang Raja, bagaimana ia bisa menyukai seorang peramal. Ia meminta Ibu Suri untuk menyelamatkan Wol. Ia berlutut dan berkata kalau Ibu Suri mempunyai kekuatan untuk melakukan ini. Hwon berkata pada dirinya sendiri, “Jika aku harus kehilangan satu orang untuk menyelamatkan yang lain, maka aku lebih baik mengorbankan diriku sendiri untuk menyelamatkan orang itu.”


Menteri Yoon terus menanyai Wol, tapi tiba-tiba Yang Myung datang dan berkata kalau ia bisa menjadi saksi, dimana Wol berada malam itu. Wol sedang bersamanya.
Kata-kata Yang Myung menhancurkan rencana mereka. Menteri Yoon bertanya kenapa Yang Myung membuat dirinya dicurigai. Karena ia  mengaku ada di Seongsucheong malam itu dan ia adalah garis keturunan selanjutnya yang bisa mendapatkan tahta. Ia punya motif paling kuat untuk membunuh Raja.
Yang Myung tidak terpancing dan berkata apa alasan seorang pria dan wanita bertemu secara rahasia di malam hari, tapi Wol memotong perkataannya.


Wol segera berkata kalau ia ingin melarikan diri , jadi ia meminta Yang Myung untuk membawanya pergi. Tapi ia tidak tahu kalau Yang Myung adalah keluarga Raja, jika tidak bagaimana ia berani meminta tolong. Yang Myung tidak melakukan kesalahan.Yang Myung bertanya apa ini tidak membuktikan kalau Wol tidak bersalah. Yang Myung memerintahkan agar Wol dilepaskan. Menteri Yoon dipanggil oleh ibu Suri.
Ibu Suri meminta Menteri Yoon untuk melepaskam Wol. Ia berkata kalau ia mendengar Wol tidak punya keterampilan untuk melakukannya. Ia berpikir kalau mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan dari situasi ini. Sesuatu yang bisa mereka gunakan dimasa depan. Mereka tahu kalau kedua bersaudara itu kelihatannya menyukai Wol. Alibi Wol yang baru membuat mereka dapat keuntungan baru, mereka jadi punya alasan untuk menyingkirkan Yang Myung. Menteri Yoon tersenyum.


Yang Myung pergi menemui Wol dipenjara. Wol bertanya kenapa Yang Myung datang. Yang Myung menjawab kalau ia punya jalan untuk menyelamatkannya. Ia meminta Wol untuk membalik pengakuannya kalau Yang Myunglah yang menggodanya dan itu akan membersihkan semua kesalahannya. Ia akan menanggung semua akibatnya.
Wol berkata kalau ia tidak bisa melakukannya.  Yang Myung heran, bukankah tadi ia bisa berbohong dengan baik. Apa Wol ingin menyelamatkannya. Wol langsung memotong perkatannya. Wol berkata kalau ia menggunakannya untuk menyelamatkan dirinya sendiri, “Aku tidak melakukannya untukmu.” Yang Myung kelihatan terluka.
Hwon mendengar kalau Yang Myung datang dan turut campur dalam masalah Wol. Itu artinya saudaranya tahu tentang Wol. Hwon berkata kalau ekspresi Woon menunjukkan kalau ia sudah tahu. Hyung Sun memberitahunya kalau Yang Myung datang menemuinya.
Yang Myung masuk ke dalam untuk bertemu dengan Hwon. Yang Myung bertanya apa Hwon baik-baik saja selama ini.


Wol berpikir. Ia berkata, “Maaf, aku sudah menyakitimu. Tapi jika aku tidak melakukan ini, jika mereka tidak melepaskannya, ini akan berbahaya untuk mereka (Hwon dan Yang Myung).” Ia menambahkan supaya mereka memaafkannya.


Hwon bertanya apa yang membawa Yang Myung kesini. Ia mendengar Yang Myung memberikan kesaksian hari ini dan berpikir kalau ini tidak seperti dirinya, ia sudah membahayakan hidupnya hanya untuk seorang peramal.
Yang Myung: “Berarti Yang Mulia tidak mengenalku dengan baik. Tidak seperti Yang Mulia, untuk mendapatkan hal yang berharga, aku rela untuk mengorbankan segalanya.”
Hwon: “Apa kau bilang, karena keserakahanku untuk melindungi semuanya, aku tidak tahu betapa berharganya orang itu?”
Yang Myung memintanya memberikan Wol kepadanya. Tapi Hwon menolak permintaan Yang Myung, “Ketika aku masih menjadi Putra Mahkota, kau berkata kalau kau akan melindunginya…..kalau kau akan mempertaruhkan segalanya, hidupmu untuk melindunginya.”
Hwon bertanya jika ini cara terbaik untuk melindungi Wol, apakah ia benar-benar akan aman disisinya.
Yang Myung keluar dari istana dengan marah. Ia berpikir dalam hati, “ Kau yang bisa mendapatkan semua yang kucoba miliki dengan mudah, semua orang yang kuinginkan…..Jika kau tidak mengabulkan permintaanku yang satu ini…..”
Hwon mendesah pada Woon, bertanya-tanya apakah ia sudah berbuat kejam pada kakaknya, “Woon ah, aku tidak ingin lagi kehilangan orang-orang yang berharga bagiku.”
Ia berkata dengan hati yang berat kalau sekarang Yang Myung tidak aman lagi. Mereka sudah menggunakan Wol untuk menyerangnya, sekarang menggunakan rasa cinta Yang Myung untuk membunuhnya. Dan yang terburuk, orang yang paling menderita adalah Wol.







Credits: www.dramabeans.com

2 comments:

Anonim mengatakan...

wow..ga sabar nunggu yg slnjt'y.. #ulli#

amor mengatakan...

semoga sinopsis slnjutnya, gax lama,,

Posting Komentar