Pages

27/04/12

THE KING 2 HEARTS EPISODE 9


Maaf, kemaren aku sakit, jadi postingnya telat. Makasi ya tetep setia ma bengawanseoul.
Bong Gu menyapa Jae Ha dan menghormat padanya, berpura-pura kecewa karena Jae Ha tidak mengingatnya, lagipula kejadian itu sudah lebih dari 20 tahun yang lalu.
Ia kemudian memandang potret Jae Kang, ia menyesal kenapa semua itu terjadi, bahkan ia sempat meneteskan airmata, “Ia sangat menyukai sulapku.”
Mereka duduk dan makan  bersama dan Bong Gu bertanya tentang masakan kerang yang ada dimeja, melihat kalau masakan itu disiapkan bukan dengan cara yang tradisional. Jae Ha berkata kalau itu masakan kesukaan keluarga kerajaan. Jika keluarga kerajaan menyukainya, maka itu akan jadi tradisi. Ketika menyebut kata Raja, Bong Gu jadi sedikit gusar, tapi kemudian pura-pura tertawa.
Jae Ha membual kalau masakan itu dibuat oleh Calon Ratu dari resep yang diturunkan dari ibunya. Bong Gu bertanya apa ia menyukai wanita Korea Utara itu. Ia membicarakannya dengan nada santai. Jae Ha memperingatkannya untuk memilih kata-katanya dengan bijak.
Ia berkata, “Ia adalah calon Ratu Negara ini.” Bong Gu hanya berkomentar, “Ada kata-kata bijak: Jika kau ingin mempercayai seseorang, curigailah mereka dulu.”


Shi Kyung masuk ke kamar Jae Shin dengan berjinjit. Jae Shin tidak menyadarinya karena ia sedang mendengarkan musik. Shi Kyung melihat kaki Jae Shin tergantung keluar tempat tidur dan memutuskan untuk menyelimutinya dengan selimut.
Jae Shin ketakutan dan menolak bantuannya serta menjerit marah. Shi Kyung mencoba membantunya lagi ketika Jae Shin hampir terjatuh dan hanya membuatnya semuanya semakin buruk. Jae Shin ketakutan dan Shi Kyung panik, tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya ia memutuskan untuk membuka hadiah yang di bawanya, sebuah burung kakaktua yang bisa bicara.
Shi Kyung menjelaskan dengan canggung kalau ia menemukannya di sebuah toko hewan dan burung itu kakinya patah dan kemudian ternyata burung itu kakinya tidak patah, itu karena ia melatih dirinya dan jika Putri seharusnya juga mendapatkan terapi fisik, mungkin ia akan menyukai burung itu karena burung tersebut bisa bernyanyi.
Jae Shin merasa tersinggung karena mengira Shi Kyung mengejeknya. Tapi Shi Kyung tulus. Jae Shin berteriak padanya, menyebutnya di brengsek gila dan Shi Kyung panik lagi, ia pun menyuruh burung itu bernyanyi agar Jae Shin tidak marah lagi.


Shi Kyung bernyanyi agar burung itu mengikutinya dan burung itu hanya berkata, “Bodoh Idiot! Bodoh Idiot!” Jae Shin pun tersenyum dan berkata kalau burung itu lebih baik daripada Shi Kyung dan menyuruh Shi Kyung untuk membawanya mendekat.
Shi Kyung hanya melihat ketika Jae Shin mencoba berteman dengan burung kakaktua tersebut. Ia merasa lega.

22/04/12

ROOFTOP PRINCE EPISODE 9


Nenek terus menuduh Park Ha. Park Ha berkeras kalau ia tidak mengenal Tae Yong. Karena kesal, Nenek menamparnya sedangkan Sena terlihat senang adiknya menderita.


Ketiganya kemudian pergi, nenek masih marah, bagaimana bisa ada seorang gadis yang mengerikan seperti Park Ha. Sedangkan bibi berkata kalau Park Ha memanfaatkan Tae Yong yang lupa ingatan. Nenek menyuruh Sena untuk menghubungi Tae Yong dan ia pun berbicara dengannya.
Sena kembali masuk ke dalam rumah atap dan memberitahu Park Ha kalau Tae Yong akan pergi ke rumah nenek dan ia juga harus pergi kesana. Sebenarnya nenek sudah tidak percaya lagi padanya, tapi ia ingin menanyai Tae Yong didepan Park Ha.


Lee Gak memberi tahu nenek kalau semuanya salah paham. Nenek tidak setuju, ia hilang ingatan, bagaimana ia tahu kalau ia tidak mengenal Park Ha di Amerika. Park Ha mencoba menjelaskan walaupun sketsa itu yang membuat adalah Tae Yong…..nenek langsung memotongnya, jika bukan Tae Yong siapa lagi yang menggambarnya. Lee Gak terus membela Park Ha dan berkata kalau ia bukan orang seperti itu (orang yang suka menipu).

21/04/12

ROOFTOP PRINCE EPISODE 8


Park Ha dan keempat pria yang lain pulang ke rumah baru mereka. Mereka berlima kagum melihat rumah atap itu berubah menjadi bagus. Mereka pun mengambil foto untuk kenang-kenangan. Lee Gak bertanya apa mereka menyukai rumah itu, mereka menjawab kalau rumah ini sangat mewah.
Mereka kemudian pergi berbelanja untuk pesta rumah baru. Mereka berbelanja banyak sayuran sedangkan Lee Gak memasukkan banyak yogurt ke dalam keranjang belanjaan mereka, ia kemudian mengeluarkan kartu kreditnya untuk membayar semuanya.
 

Yong Sul, Chi San dan Man Bo sedang melihat sekotak gula kubus. Man Bo membaca di kemasannya dan ada tulisan “gak” yang artinya kubus, ia kemudian menatap Lee Gak, karena namanya sama dan kemudian memasukkan beberapa kotak kekeranjang belanjaan. Mungkin mereka ingin memakannya untuk menyalurkan emosi mereka seperti saat mereka makan permen Park Ha.
 

Lee Gak melihat biji bunga teratai kemudian teringat nama Park Ha yang sebenarnya, Boo Young. Park Ha mendekatinya dan melihat ikan dalam akuarium. Ia berkata kalau salah satu ikan itu mirip dengan Lee Gak. Lee Gak melihatnya juga dan berkata menunjuk ke beberapa ikan dan berkata kalau ikan tersebut mirip dengan Chi San, Man Bo dan Yong Sul. Park Ha menunggu Lee Gak menunjuk ikan yang mirip dirinya, tapi Lee Gak malah mengambil biji dan berkata kalau biji itu mirip Park Ha. Park Ha langsung cemberut.  Lee Gak membeli ikan-ikan itu.

19/04/12

THE KING 2 HEARTS EPISODE 8


Jae Ha tiba di istana dan suara terompet berkabung terdengar dari atap, menandai wafatnya raja dan seorang staff meratap meminta Raja untuk kembali. Jae Ha berhenti untuk melihat mereka dan kemudian meneruskan langkahnya.


Ia masuk ke dalam kamarnya yang kosong dan gelap. Ia melihat baju berkabungnya sudah tergantung, menunggunya. Saat ia berganti pakaian, kenangan akan Jae Kang membanjirinya, senyumnya yang manis, kata-kata terakhirnya.
Akhirnya ia menangis, tapi memaksa dirinya untuk menahan airmatanya.
Hang Ah mendapat telpon dari ayahnya yang panik. Ia mengkhawatirkan keselamatan Hang Ah, karena selama ini ia mempercayakannya pada Jae Kang dan sekarang, siapa yang akan melindunginya. Hang Ah bahkan tidak mendengar perkataan ayahnya karena ia ketakutan, tapi bukan untuk dirinya dan menutup telponnya.


Hang Ah berjalan melewati aula peringatan dimana ia berpapasan dengan Jae Ha. Ia memberi hormat, “Yang Mulia.” Jae Ha berhenti dan memandangnya, matanya merah karena ia habis menangis. Sekretaris Eun menyuruhnya bergegas, tapi Jae Ha berhenti untuk memberitahu Hang Ah, “Kau  jangan memanggilku seperti itu juga.”

17/04/12

THE KING 2 HEARTS EPISODE 7


Hang Ah dan Jae Ha ketahuan sedang berciuman. Ayah Hang Ah kaget melihat mereka berdua.
Jae Ha mondar-mandir  dengan gelisah. Akhirnya terdengar pintu yang dibuka, Jae Ha pun langsung berkata, " Hyung, tadi itu ........
Tapi ternyata yang masuk adalah ayah Hang Ah.
Jae Kang duduk dengan canggung bersama Hang Ah, yang terlihat sangat ketakutan. Jae Kang bertanya, "Apa kau sangat menyukai Jae Ha?" Hang Ah hanya bisa menunduk.
Jae Kang menambahkan, "Terima kasih. Dan aku minta maaf. Kau pasti sudah mengalami banyak kesulitan karena Jae Ha." Hang Ah ternganga. Jae Kang memberitahunya kalau segalanya akan bertambah sulit, jika Ia bertunangan dengan Jae Ha.
Jae Kang berkata kalau ia tidak begitu mengenalnya, baik secara personal maupun karena kebudayaan mereka yang berbeda. Orang- orang bisa berpikir yang tidak-tidak padanya, salah paham dengannya, menilainya kemudian menyerangnya.
Jae Kang, " Bagaimana jika kau membaginya denganku? Sampai kau terbiasa. Sampai Jae Ha bisa berpikir kembali. Bagaimana jika aku berdiri dibelakangmu dan terus mengawasi.
Mungkin ia tidak terlihat bisa diandalkan, tapi ia tetaplah seorang raja, "Aku sangat sempurna jika dijadikan pelindung." mata Hang Ah mulai berkaca-kaca, Ia merasa sangat berterimakasih.
Hang Ah, "Apakah akan baik-baik saja jika itu hamba?" Jae Kang, "akan baik-baik saja karena itu dirimu."


Pembicaraan Jae Ha dengan ayah Hang Ah berbeda. Jae Ha duduk dengan tegak sedangkan ayah terus mendesah. Akhirnya ayah bertanya apakah Jae Ha menyukai Hang Ah. Jae Ha tergagap kalau merka tadinya terlalu banyak minum.....
Ayah: " Jadi ketika keluarga kerajaan Korea Selatan minum, Ia akan menarik sembarang gadis dan melakukan hal itu?" Ketika ayah bertanya sekali lagi apakah Jae Ha menyukai Hang Ah, Jae Ha tidak bisa menjawabnya. Ayah pun kesal dan langsung berdiri, “Baik,! Aku akan melaporkannya begini: Pangeran Korea Selatan mabuk, menyerah pada naluri kehewanannya dan mengacaukan perdamaian.”


Jae Ha berlutut dan memeluk kaki ayah. Ia memandang ayah Hang Ah dengan pandangan berharap, tapi ia tahu kalau ia kalah. Ia kemudian menundukkan kepalanya.

15/04/12

ROOFTOP PRINCE EPISODE 7


Park Ha keluar dan Lee Gak bertanya apakah ia datang untuk menjemputnya. Tapi Park Ha hanya memandangnya dan pergi. Lee Gak kemudian melihat Sena kemudian memandang Park Ha. Sena terlihat ketakutan. Karena berpikir sesuatu telah terjadi padanya, ia segera berlari mengejar Park Ha.
 

Park Ha menghentikan sebuah taksi dan akan masuk ke dalamnya, Lee Gak datang dan menghentikannya dengan meletakkan tangannya di pundak Park Ha. Lee Gak bertanya kenapa ia seperti ini. Park Ha hanya memandangnya dengan tajam dan melepaskan tangannya. Lee Gak bertanya kenapa Park Ha memandangnya seperti itu, apa ada yang terjadi. Park Ha melepaskan tangannya lagi dan masuk ke dalam taksi. Lee Gak terlihat khawatir.
Park Ha pergi ke rumah sakit untuk membantu ibunya makan. Tiba-tiba Presdir Jang datang dan ibu terlihat gelisah. Ibu segera menyuruh Park Ha pergi makan dulu. Ketika Park Ha keluar, Presdir Jang terus memandanginya.
 

Presdir Jang berkata kalau ia datang karena mengkhawatirkan ibu Sena. Ibu berkata kalau Park Ha bukanlah putri yang dicarinya. Jadi Presdir Jang adalah ibu kandung Sena. Ia berkata kalau keputusannya untuk mencari putrinya salah. Ia akan menepati janjinya 29 th yang lalu untuk tidak menemui putrinya sampai ia mati.

12/04/12

THE KING 2 HEARTS EPISODE 6


Jae Ha sangat marah tapi tidak dapat berbuat apa-apa. Ia manancapkan garpu ke donat yang berbentuk hati. Dong Ha terus menuangkan minuman sedangkan staf yang lain dengan canggung berkeliaran disekitarnya untuk membersihkan sisa-sisa pesta yang gagal itu.
Dengan bijaksana, Dong Ha berusaha memberitahu kalau ia harus membujuk Hang Ah untuk berkata kalau mereka putus secara baik-baik atau apapun didepan konferensi press yang akan dilakukan beberapa hari lagi. Tapi Jae Ha tidak mendegarkan karena ia sangat marah dan ingin membalas Hang Ah.
Ia menunjukkan dekorasi yang sia-sia itu, “Ini bukan hanya harga diriku yang diinjak-injak, tapi juga Republik Korea!”
Semakin ia memikirkannya semakin ia murka. Ia kemudian berdiri dan berteriak kalau hanya menolaknya tidak akan selesai, ia akan membuat Hang Ah percaya kalau ia mencintainya.
Jae Ha: “Aku akan membuat sepanjang hidupnya ia akan berpikir kalau aku mencintainya, jadi ia tidak bisa menikahi orang lain. Saat ia akan meninggal, itu saatnya ketika aku mengatakan: Aku tidak pernah mencintaimu.
Ia mengabaikan kebodohan dalam rencananya dimana ia harus “berpura-pura” mencintainya sepanjang hidupnya. Dong Ha berkata kalau semuanya baik dan bagus, tapi bagaimana ia akan melakukannya, jika Hang Ah tidak mau bersamanya seharipun.


Jae Ha mendesah, “Itulah masalahnya.” Tiba-tiba Jae Ha bersemangat lagi, “Telpon Shi Kyung.”
Shi Kyung menjawab telponnya ketika ia tengah makan malam dengan ayahnya. Jae Ha,” Katakan yang sebenarnya. Bagaimana kau menggoda Kim Hang Ah?”
Shi Kyung mencoba mengatakan kalau ia tidak pernah menggoda Kim Hang Ah, tapi Jae Ha menganggapnya tidak mau bekerja sama, “Ketika aku tiba di Seoul, kau mati!”

10/04/12

ROOFTOP PRINCE EPISODE 6


Lee Gak dan Park Ha berjalan kembali ke rumah dan ketiga pria yang lain juga datang untuk menemuinya. Mereka bertemu dijalan dan Park Ha melihat semua potongan rambut mereka yang baru.
 

Mereka pergi ke atas dan rumahnya sedang direnovasi. Lee Gak meletakkan papan iklan yang bergambar pantai itu disana. Park Ha memandang Lee Gak dan terlihat sangat senang.
 

Nenek datang bersama Sena. Ia berterimakasih karena Park Ha sudah merawat Tae Yong. Nenek bertanya apakah ia hidup sendirian dan Park Ha melirik Sena dan menjawab kalau ia punya  seorang ibu tapi mereka hidup terpisah karena mereka punya pekerjaan sendiri-sendiri.
Nenek memberinya uang karena setelah renovasi, ia membutuhkan uang untuk membeli perabotan. Park Ha menolak tapi nenek berkeras, karena Tae Yong akan menggunakan rumah itu dan meminta Park Ha untuk mengurusnya menggantikan dirinya. Sebelum pergi, ia menyuruh Tae Yong  untuk bekerja di kantor besok. Sena terlihat gelisah.

08/04/12

THE KING 2 HEARTS EPISODE 5


Masa latihan untuk tim WOC sudah berakhir dan mereka merayakannya dengan pesta besar di pangkalan militer. Setiap peserta mulai saling tukar menukar hadiah dan alamat.
Dong Ha mendekati Kang Seok dan memberinya hadiah. Ternyata hadiahnya adalah poster SNSD.
Kang Seok mulai protes, tapi Dong Ha berkata kalau itu satu-satunya kertas yang bisa diperolehnya untuk menuliskan alamatnya. Kang Seok menggerutu, menyuruh Dong Ha menuliskan alamatnya sekecil mungkin. Ia kemudian  menyimpan poster tersebut.
Shi Kyung memberi Young Bae peralatan mencukur, Young Bae hampir menangis karena senang. Ia kemudian memberi Shi Kyung sekeranjang makanan yang tidak ada di Korsel.
Ia kemudian benar-benar menangis, Shi Kyung mengingatkannya kalau mereka akan segera bertemu di ajang WOC. Young Bae memutuskan untuk berfoto dan menarik Dong Ha juga Kang Seok.
Ia kemudian dengan diam-diam menawarkan topinya pada Shi Kyung. Ia ingin menukarkannya dengan topi Shi Kyung.
Hang Ah akhirnya datang dan langsung menatap orang-orang yang ada dipesta tersebut. Ia pun menyeringai ketika ia berpikir kalau ia menemukan Jae Ha. Ia memukul punggung Jae Ha dari belakang, tapi ternyata itu Shi Kyung yang langsung berbalik, membuat Hang Ah merasa malu.

Shi Kyung memberitahu Hang Ah kalau Jae Ha sudah pulang, tapi ia memberikan hadiah yang dititipkan Jae Ha padanya. Wajah Hang Ah berubah senang ketika ia melihat kalau hadiahnya adalah salah satu kosmetik Jae Ha. Ia langsung membukanya untuk mencobanya.
Tapi ternyata botol itu kosong. Hang Ah pun berteriak menyumpahi Jae Ha ditengah pesta yang masih berlangsung.

Jae Ha sedang berada didalam mobilnya, ia senang karena sudah bebas. Tapi sebenarnya ia belum terlalu bebas, karena ia hanya mengemudi disamping mobil kakaknya dan dibelakangnya ada pasukan pengaman kerajaan.
Ia melihat papan iklan untuk binaragawati dan membuat lelucon kalau Kim Hang Ah ada disini, Ia menyuruh kakaknya untuk melepaskannya, tapi Jae Kang hanya tersenyum. Senyumnya langsung menghilang karena ia tersadar kalau ia merindukannya.

06/04/12

ROOFTOP PRINCE EPISODE 5


Setelah Lee Gak berkata kalau ia adalah Tae Yong, Tae Mu kaget, “Apa yang sedang dikatakan orang itu. Apa ia sudah merencanakan dari awal.” Tapi nenek menyuruhnya diam dan membawa Park Ha keluar, sehingga ia bisa berbicara dengan Tae Young secara pribadi.


Nenek bertanya pada Lee Gak apa tadi ia berkata kalau ia cucunya, Tae Yong. Lee Gak membenarkan. Nenek menangis, kemudian memeluknya.


Diluar, Sena ingin berbicara dengan Park Ha,  Park Ha mengikutinya keluar. Sedangkan Tae Mu duduk dan shock. Ia teringat bagaimana ia memukul Tae Yong dan bagaimana Tae Yong jatuh ke air. Ia juga mengingat kalau hal yang sama terjadi pada Lee Gak.


Sena bertanya apakah Park Ha akan pergi ke Amerika. Park Ha menjawab kalau ini bukan waktunya untuk membicarakan itu. Sena heran kenapa ia selalu muncul dihadapannya. Dengan nada terluka, Park Ha bertanya apakah ia tidak suka bertemu dengannya.

05/04/12

THE KING 2 HEARTS EPISODE 4


Jae Ha tidak tahan untuk menyebarkan kalau Kang Seok suka SNSD dan menyeret Shi Kyung ke kamar untuk mendemonstrasikan betapa serius masalah itu. Jae Ha menyalakan TV dan terlihat MV SNSD.Kang Seok juga menyembunyikan jadwal tayang SNSD dibawah keyboardnya.
Jae Ha tertawa terbahak-bahak dan menunggu respon Shi Kyung. Tapi dengan muka serius, Shi Kyung berkata, “Kita seharusnya tidak membicarakan hal ini. Aku yakin, saat ini, Kang Seok pasti bingung.” Jae Ha kecewa dan berkeras kalau ini lucu dan Shi Kyung menghancurkannya, tapi Shi Kyung tetap mengabaikannya.
Ia sangat kesal karena Shi Kyung tidak tertawa mendengar lelucon itu. Dong Ha datang dan memberitahunya kalau hari ini adalah ulang tahun Kang Seok dan mereka sedang mengumpulkan hadiah.
Jae Ha mencemooh tapi kemudian menghentikan langkahnya, “Apa yang akan diberikan Shi Kyung padanya?”
Kang Seok dan Young Bae kembali ke kamarnya dan melihat hadiah-hadiah ulangtahun dari pihak Korsel. Ia terkesan dengan hadiah jam dari Dong Ha dan membuang botol vitamin dari Jae Ha, “Ini mungkin obat ilegal.”
Ia kemudian membuka kotak yang terbesar dari Shi Kyung. Didalamnya ada laptop berwarna pink dan kedua pria itu bertanya-tanya. Young Bae menyalakannya dan menemukan surat untuk Kang Seok di desktopnya. Kang Seok membukanya.
 

Sebuah video SNSD dimainkan dengan sebuah catatan, “Seorang teman tahu hati temannya tanpa harus mengatakannya kan? Aku tahu ini hadiah yang benar-benar kau inginkan. Aku melihatmu menontonnya setiap malam. Tidak perlu malu. Mengagumi kebudayaan Negara yang lebih maju adalah anugrah.”

03/04/12

ROOFTOP PRINCE EPISODE 4


Setelah Lee Gak menghampirinya dan memeluk Sena, ia menamparnya dan Lee Gak diseret pergi. Lee Gak berteriak menyuruh mereka melepaskannya. Orang-orang bertanya pada Sena apakah ia baik-baik saja ketika  Lee Gak dilemparkan keluar. Lee Gak berusaha masuk lagi, tapi ia kembali di dorong keluar. Ia terus menatap Sena dari dinding kaca.
Park Ha menggantung boneka yang dimenangkannya bersama Lee Gak di jendela. Ia kemudian melihat orang yang memasang nama tokonya dan memastikan papan nama itu terpasang kuat. Pemilik toko datang dan kagum karena Park Ha sudah menyiapkan segalanya dengan cepat. Park Ha berterimakasih padanya karena sudah membiarkannya menyiapkan segalanya sebelum mereka menyelesaikan kontrak.
 

Park Ha mengambil amplop dalam tasnya dan tahu kalau ceknya hilang. Ia segera mengeluarkan seluruh isi tasnya, tapi tetap tidak menemukannya. Pemilik toko bertanya apa uangnya hilang. Park Ha berkeras kalau ia sudah memastikan kalau cek itu ada dalam ampolp dan tidak pernah  pernah membiarkan tasnya lepas dari pengawasannya. Pemilik toko bangkit, Park Ha minta maaf serta menyuruhnya menunggu sebentar. Ia pun menelpon Sena.
 

Sena tidak mengangkatnya dan teringat bagaimana ia mengambil cek itu kemudian merobeknya. Ia tersenyum tapi tetap tidak mengangkatnya.
Pemilik toko bertanya apakah ia benar-benar menyiapkan uangnya. Park Ha  meminta sedikit waktu lagi dan berjanji kalau besok ia akan membayar. Pemilik toko menolak dan menyuruhnya menurunkan papan nama dan membereskan segalanya dalam satu jam karena ia akan menyuruh orang untuk mengunci toko itu.