Pages

02/03/12

PREVIEW EPISODE 18 THE MOON THAT EMBRACES THE SUN


Preview......
 
 
Bo Kyung: Aku yakin ia menyembunyikan sesuatu di kamarnya.

Min Hwa: Sung Bang Nim, ada yang ingin aku katakan kepadamu.

Lee Hwon: Kau ingin aku melakukan apa?

Selir Park: Mulai sekarang, apapun yang ingin kau lakukan, keputusan apapun yang kau buat…..

Menteri Yoon: Yang Myung Gun, aku datang untuk meminta segelas minuman padamu.

Lee Hwon: Aku tidak akan memaafkan semua orang yang terlibat dalam kejahatan, walaupun itu keluargaku.

Lee Hwon: Aku akan mengembalikanmu ke tempatmu yang sebenarnya, disisiku. Mulai sekarang aku akan melindungimu.

Lee Hwon: Aku akan memberimu segalanya.





Credit: www.youtube.com uploaded by mykiani1
 

THE MOON THAT EMBRACES THE SUN EPISODE 17


Yang Myung dan Wol berjalan bersama. Ia berkata kalau Wol tidak perlu keluar. Wol mengucapkan selamat tinggal. Yang Myung memintanya untuk tidak tiba-tiba menghilang tanpa memberitahunya. Wol berkata ia seorang penjahat walaupun ia ingin pergi, ia tidak punya tempat yang bisa ditujunya. Ia menambahkan kalau Yang Myung berlebihan. Yang Myung merasa lega, “Itu benar. Kau seorang penjahat. Seorang peramal. Kau adalah Wol.”. Ia juga menyuruhnya untuk masuk dan beristirahat. Yang Myung pergi. Ketika Wol akan masuk, tiba-tiba ia merasa aneh, ia berbalik untuk menatapnya. Ia berpikir kalau Yang Myung pasti sudah mengenalinya.


Saat Yang Myung pergi, ia berpapasan dengan beberapa orang yang menuju ke tempat Wol/ Yeon Woo. Mereka berpakaian biasa tapi membawa pedang.  Yang Myung merasa curiga.


Wol akan masuk  dan mendengar seseorang memanggil namanya, “Yeon Woo ya.” Orang itu adalah Hwon yang berpakaian seperti seorang bangsawan. Ia mendekatinya dan Yeon Woo bertanya apakah ini nyata, apakah ia bukan ilusi dan benar-benar Raja. Hwon berkata kalau ia bukan ilusi dan ia benar-benar datang mencarinya. Ia menyebut dirinya bodoh karena baru mengenalinya sekarang. Wol menangis. Hwon memeluknya. 


Yang Myung berdiri di belakang mereka dan melihat mereka berpelukan dengan hati hancur.